Home Internasional Krisis Energi Bangladesh Memuncak, Jam Kerja Dipangkas hingga Lampu Pernikahan Dilarang
Internasional

Krisis Energi Bangladesh Memuncak, Jam Kerja Dipangkas hingga Lampu Pernikahan Dilarang

Bagikan
Bangladesh kurangi jam kerja dan larang lampu pernikahan demi hemat energi di tengah krisis global.
Bagikan

Penghematan Anggaran dan Aktivitas Pemerintah

Selain pembatasan operasional, pemerintah juga mengurangi pengeluaran internal. Setiap departemen diminta menunda pembelian kendaraan dan komputer serta membatasi biaya jamuan acara kerja.

Kegiatan pelatihan luar negeri bagi pejabat pemerintah juga dihentikan sementara. Bahkan, pelatihan dalam negeri akan dikurangi hingga setengahnya.

Langkah-langkah ini diperkirakan mampu menghemat setidaknya 30 persen dari total konsumsi bahan bakar nasional.

Pemerintah juga mempertimbangkan penyesuaian jadwal sekolah dan perguruan tinggi. Selain itu, Bangladesh tengah merencanakan pengadaan bus listrik untuk mendukung transportasi siswa yang lebih efisien energi.

Upaya Tambahan dan Pengawasan Ketat

Untuk mengatasi krisis yang semakin kompleks, Bangladesh mencari pinjaman sekitar 2 miliar dolar AS dari lembaga donor multilateral.

Di sisi lain, pemerintah sudah lebih dulu menerapkan pembatasan pembelian bahan bakar dan menghentikan produksi di sebagian besar pabrik pupuk.

Pengawasan di lapangan juga diperketat. Aparat kepolisian dikerahkan untuk berjaga di stasiun pengisian bahan bakar yang sempat dipadati masyarakat.

Seorang juru bicara Divisi Bahan Bakar dan Energi mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan sekitar 5.000 razia. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita sekitar 400.000 liter bahan bakar ilegal dalam periode 3 Maret hingga 1 April.

Strategi Bertahan di Tengah Ketidakpastian Energi

Dengan berbagai kebijakan ini, Bangladesh berupaya menekan dampak krisis energi global sekaligus menjaga stabilitas dalam negeri. Pemerintah berharap langkah penghematan ini dapat membantu negara bertahan hingga kondisi pasokan energi kembali normal.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Gedung Putih Tegaskan AS Tak Ingin Perang Berkepanjangan dengan Iran

Ketegangan Timur Tengah Masih Jadi Sorotan Dunia Hubungan Amerika Serikat dan Iran...

Internasional

Kebakaran Hebat Hanguskan Ribuan Hektare di California, 750 Petugas Damkar Dikerahkan

California Kembali Dihantui Musim Wildfire California dalam beberapa tahun terakhir terus menghadapi...

Internasional

Wabah Ebola Tewaskan Ratusan Orang di Kongo, Virus Sudah Menyebar ke Uganda

Uganda Ikut Terdampak Pemerintah Uganda mengonfirmasi setidaknya satu korban meninggal dunia terkait...

Internasional

Wabah Ebola Tewaskan Lebih Dari 100 Orang, WHO Nyatakan Kondisi Darurat

Tantangan di Lapangan dan Kondisi Kemanusiaan Di wilayah terdampak, tenaga medis menghadapi...