Home Internasional Israel Berkelit atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sebut Hizbullah Mungkin Terlibat
InternasionalNews

Israel Berkelit atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sebut Hizbullah Mungkin Terlibat

Bagikan
Israel Berkelit atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sebut Hizbullah Mungkin Terlibat
Bagikan

“Terjadi ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya prajurit saat mereka sedang menjalankan misi mengawal kendaraan UNIFIL,” ujar Aulia dalam keterangannya.

Daftar Prajurit yang Luka-luka

Selain korban jiwa, serangan di wilayah konflik tersebut juga melukai lima prajurit TNI lainnya. Pada insiden pertama hari Minggu, tiga prajurit mengalami luka-luka, yakni Praka Rico Pramudia (luka berat), serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan (luka ringan).

Sementara itu, pada insiden ledakan konvoi hari Senin, dua perwira dan prajurit lainnya turut menjadi korban luka, yaitu Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto.

Mayjen Aulia menjelaskan bahwa prajurit yang mengalami luka ringan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Level I UNIFIL. Namun, bagi Praka Rico Pramudia yang menderita luka berat, tim medis telah mengevakuasinya menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan yang lebih komprehensif.

Indonesia Kutuk Keras dan Tuntut Investigasi Penuh

Pemerintah Indonesia tidak tinggal diam melihat putra-putra terbaiknya gugur di medan tugas internasional. Melalui Kementerian Luar Negeri, Indonesia melayangkan kecaman paling keras terhadap serangan yang menghantam personel PBB tersebut.

“Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh serta transparan,” tegas Kemlu RI melalui pernyataan resminya.

Senada dengan Kemlu, Menteri Luar Negeri Sugiono yang saat ini sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, mendesak pihak PBB untuk segera mengungkap dalang di balik serangan mematikan ini. Ia menegaskan bahwa Indonesia menuntut investigasi penuh dari UNIFIL guna menemukan sumber ledakan dan serangan artileri tersebut.

“Kami meminta investigasi penuh untuk menemukan sumber insiden ini. Kami juga mendesak semua pihak untuk segera melakukan deeskalasi guna mencegah kekerasan lebih lanjut,” kata Sugiono.

PBB: Serangan terhadap Penjaga Perdamaian adalah Pelanggaran Hukum

Duka ini pun memantik reaksi keras dari Sekjen PBB, António Guterres. Melalui pernyataan resminya, Guterres menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan pemerintah Indonesia. Ia menegaskan bahwa serangan terhadap personel PBB merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
NewsSport

FinPress MiniSoccer Cup 2026, Direktur Keuangan Disway: ‘Main Cantik dan Jaga Sportifitas’

Finnews.id – SPORT  Turnamen  FinPress Mini Soccer Cup 2026 yang digelar oleh...

LifestyleNews

Bukan Masalah Juara !! Fin Mini Soccer 2026 Bikin Solid Koneksi Wartawan

Finnews.id – SPORT Atmosfer panas namun penuh keakraban, terasa di turnamen Fin...

Internasional

Trump dan Xi Jinping Sepakat Perkuat Hubungan Dagang, Detail Kesepakatan Masih Misterius

Tarif Dagang dan Taiwan Masih Jadi Bayang-Bayang Meski suasana pertemuan terlihat hangat,...

Internasional

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Resmi Jadi Darurat Internasional

WHO Minta Negara Tetangga Tingkatkan Kewaspadaan WHO meminta negara-negara di kawasan Afrika...