Catatan Dahlan Iskan

Fir’aun Baik

Catatan Dahlan Iskan

Bagikan
Bagikan

Menurut cerita kuno, waktu memummikan jenazah para Fir’aun itu seluruh isi perut dikeluarkan. Isi perut hanya membuat mayat cepat membusuk. Kornea mata juga dikeluarkan. Bagian perut itu lantas diisi rempah-rempah. Agar tidak busuk. Setelah itu dibalsem. Lalu bagian badan sampai kaki dibalut sejenis kain. Tersisa kepala dan telapak kaki. Wajah hitam. Telapak kaki hitam.
Memang Fir’aun orang hitam. Dari suku Afrika Timur. Kalau saja reformasi Mesir di tahun 2012 berhasil belum tentu museum semegah ini mampu dibangun. Di pusat kota Kairo pula. Di tanah yang begitu luas. Sekalian membenahi danau alam yang dulunya kumuh.

Kini kawasan Museum Peradaban dan Mummi Mesir ini jadi tujuan wisata yang elite dan indah. Sepuluh tahun berkuasa presiden Mesir mampu membangun dua museum raksasa –satunya di dekat Piramid yang baru selesai akhir tahun lalu. Mesir akhirnya terselamatkan dari reformasi –aneh, kegagalan reformasi dianggap berkah.

Kalau saja hasil reformasi di Mesir tidak segera dikoreksi bisa-bisa Mesir seperti Yaman sekarang.

Gerakan reformasi di negara-negara Arab (Arab Springs) gagal semua. Di Tunisia pun sekarang sudah kembali otoriter. Libya menjadi sangat kacau. Apalagi Yaman. Untung gerakan itu bisa dicegah di Bahrain –padahal hampir saja meletus.

Reformasi tidak sampai berkembang di Arab Saudi. Dan segera dikoreksi drastis di Mesir. Sejak melakukan koreksi terhadap reformasi itu ekonomi Mesir tumbuh kian cepat. Puncaknya mencapai 6,6 persen di tahun-tahun sebelum Covid. Lalu terkena pandemi.

Setelah itu melejit lagi. Para ahli meramal tahun ini akan kembali 6,6 persen. Memang pendapatan per kapita rakyat Mesir masih kalah dari kita. Di sana USD4.500. Indonesia USD4.800. Tapi daya beli rakyat lebih kuat di Mesir. Indeks PPP-nya mencapai USD17.000 per kapita. Kita USD14.000 per kapita. Artinya, tiap pakai satu dolar di Mesir bisa belanja barang lebih banyak dari pada belanja satu dolar di Indonesia.

Saya termasuk yang menyesali hasil reformasi di Indonesia di tahun 1999-2000. Reformasi hanya menghasilkan hukum, korupsi dan demokrasi yang kian buruk: belum ada yang berhasil mengoreksi hasil reformasi itu. Kita pun tersandera oleh partai dan para elite politiknya. Saya bersyukur akhirnya bisa ke Yaman dan Mesir. Masih bisa terus belajar dan membanding-bandingkannya.

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Tol Tentara

Maka harus ada biaya bunga bank dari yang 100 persen itu. Termasuk...

Catatan Dahlan Iskan

Ziarah Ziarah

“Tapi Anda masih tetap Persis kan?” tanya saya. “Masih,” katanya. “Ada berapa...

Catatan Dahlan Iskan

Kelas Delcy

Kini Delcy lagi jomblo. Setelah cerai dengan bintang film terkenal di sana,...

Catatan Dahlan Iskan

Serangan Fajar

Angkatan udara berarti sektoral. Punya egonya sendiri. “Kekuatan udara tidak hanya angkatan...