Hasil ini dipengaruhi oleh lonjakan belanja negara sebesar +41,9% YoY menjadi Rp493,8 Triliun per akhir Februari 2026, meskipun pendapatan negara naik +13 persen YoY ke level Rp358 T seiring kenaikan penerimaan pajak sebesar +30,5 persen YoY.
Hasil ini dipengaruhi oleh lonjakan belanja negara sebesar +41,9% YoY menjadi Rp493,8 Triliun per akhir Februari 2026, meskipun pendapatan negara naik +13 persen YoY ke level Rp358 T seiring kenaikan penerimaan pajak sebesar +30,5 persen YoY.
Content Writer FINNEWS.ID yang ahli dalam Review Gadget. Konsisten menyajikan analisis mendalam dan berita terpercaya sejak bergabung pada 2019.
Lihat semua artikel →