Kapal tersebut bisa menampung hingga 90 pesawat sayap tetap dan helikopter, dengan memfasilitasi peluncuran dan pendaratan cepat.
Sayap udara yang ditugaskan di USS Abraham Lincoln adalah Carrier Air Wing Nine (CVW-9) dengan memiliki skuadron-skuadron seperti:
- VFA-14 dan VFA-151 dengan F/A-18E Super Hornet untuk misi superioritas udara
- VMFA-314 dengan F-35C Lightning II untuk serangan siluman VAQ-133 dengan EA-18G Growler untuk peperangan elektronik VAW-117 dengan E-2D Hawkeye untuk peringatan dini udara
- Unit helikopter HSC-14 dan HSM-71 yang mengoperasikan varian MH-60 Seahawk untuk tugas pencarian dan penyelamatan serta peperangan anti-kapal selam.
Persenjataan Utama
Persenjataan kapal USS Abraham Lincoln dilengkapi persenjataan dalam menunjang pertahanan kapal induk tersebut terhadap rudal dan pesawat musuh.
Persenjataannya meliputi:
- Dua peluncur rudal Mk 57 Mod 3 Sea Sparrow -Dua sistem rudal RIM-116 Rolling Airframe -Missile Dua sistem senjata jarak dekat Phalanx Close-In Weapon System (CIWS).
Selain itu, kapal induk bertenaga nuklir tersebut juga dilengkapi dengan radar pencarian udara tiga dimensi AN/SPS-48E dan akuisisi target AN/SPQ-9B. USS Abraham Lincoln juga memiliki perangkat peperangan elektronik seperti SLQ-32A(V)4 dalam meningkatkan kesadaran situasional dan tindakan penanggulangan ancaman.
Kapal itu juga dikelilingi oleh armada kapal yang disebut sebagai gugus tempur kapal induk. Armada itu mencakup kapal perusak, kapal penjelajah, dan kapal selam. Berada di Gugus Tempur Kapal Induk 3, USS Abraham Lincoln diapit oleh kapal perusak Spruance, Michael Murphy, dan Frank E. Petersen Jr.