finnews.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, keseriusan pemerintah dalam mengoptimalkan peran koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat posisi tawar petani tembakau di Madura agar lebih kompetitif dan mandiri.
Pernyataan tersebut disampaikan saat prosesi pengukuhan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Menurut Ferry, pembentukan koperasi induk merupakan strategi penting agar petani tidak lagi berada dalam ketergantungan pada tengkulak maupun korporasi besar.
Dengan berhimpun dalam satu organisasi, para petani dinilai dapat meningkatkan kekuatan negosiasi, baik dalam penetapan harga, distribusi hasil panen, maupun perluasan akses pasar.
“Koperasi ini harus menjadi rumah besar bagi petani tembakau, sekaligus meningkatkan posisi tawar mereka agar setara dengan pelaku industri besar,” kata Ferry dikutip, Senin, 23 Februari 2026.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah akan memberi prioritas pada produk dalam negeri, termasuk tembakau dan komoditas pertanian lain, untuk masuk ke jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut merupakan inisiatif nasional yang digagas Prabowo Subianto guna memperkokoh perekonomian desa berbasis koperasi.
Hingga saat ini, pembangunan sarana fisik koperasi desa telah melampaui 30 ribu unit di berbagai daerah di Indonesia, dengan sekitar 1.000 unit yang telah selesai sepenuhnya. Seluruh fasilitas tersebut ditargetkan tuntas pada Mei 2026. Tak hanya pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mempersiapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, proses rekrutmen pengurus, serta pendampingan operasional agar koperasi dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menyambut positif pengukuhan KITMAS. Ia berharap keberadaan koperasi ini mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani tembakau yang selama ini kerap menghadapi ketidakstabilan harga.
Apresiasi juga disampaikan pelaku usaha lokal yang menilai koperasi dapat membantu memperlancar penyerapan hasil panen sekaligus membuka peluang akses pembiayaan bagi petani.