Usahakan minum minimal 2 liter air putih setiap hari, dengan pembagian yang merata antara setelah berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur.
Hindari minuman berkafein atau manis tinggi karena dapat menyebabkan dehidrasi.
3. Konsumsi Makanan yang Mendukung Pencernaan
Beberapa makanan memiliki khasiat khusus untuk menjaga kesehatan pencernaan, antara lain:
– Makanan probiotik: Yogurt tanpa gula, tempe, dan tape mengandung bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikroba di usus.
– Serat larut dan tidak larut: Dapat ditemukan pada buah pir, apel, brokoli, dan biji chia, yang membantu melancarkan buang air besar dan menjaga fungsi usus normal.
– Bumbu alami: Jahe, kunyit, dan kuncir asem dapat membantu meredakan kembung dan meningkatkan proses pencernaan.
4. Hindari Kebiasaan yang Merusak Pencernaan
– Jangan makan terlalu cepat atau berbicara sambil makan, karena dapat menyebabkan masuknya udara yang menyebabkan kembung.
– Hindari makanan pedas berlebih, minuman bersoda, dan makanan olahan yang mengandung pengawet serta pengental buatan.
– Jangan langsung tidur setelah makan berbuka atau sahur; berikan jeda minimal 1-2 jam agar makanan dapat dicerna dengan baik.
5. Tambahkan Aktivitas Fisik Ringan
Olahraga ringan seperti jalan cepat, senam ringan, atau yoga selama puasa dapat membantu meningkatkan peredaran darah dan merangsang gerakan usus.
Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kita dapat menjaga kesehatan pencernaan dan menjalankan puasa dengan lebih nyaman serta lancar.
Selain itu, menjaga pola hidup sehat juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.