Home Megapolitan Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas!
Megapolitan

Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas!

Bagikan
Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas di Ramadan 2026
MRT Jakarta rilis aturan buka puasa Ramadan 2026! Hanya boleh air putih dan kurma selama 10 menit di dalam kereta
Bagikan

finnews.id – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah segera tiba, dan mobilitas warga Jakarta dipastikan bakal makin dinamis. Bagi kamu yang sering terjebak macet atau masih berada di dalam kereta saat azan Magrib berkumandang, ada informasi super penting yang tidak boleh kamu lewatkan. PT MRT Jakarta (Perseroda) baru saja merilis aturan resmi mengenai tata cara membatalkan puasa di dalam area moda transportasi modern ini.

Ingat, aturan kali ini sangat spesifik dan ketat. Jangan sampai niat baikmu membatalkan puasa malah berujung teguran dari petugas atau membuat penumpang lain merasa tidak nyaman. Kalau kamu berencana melaju bersama MRT saat waktu berbuka, pastikan kamu sudah menyiapkan bekal yang sesuai dengan regulasi terbaru agar perjalananmu tetap aman dan lancar.

Aturan Main 10 Menit: Hanya Boleh Air Putih dan Kurma!

MRT Jakarta memang memberikan kompensasi bagi para pejuang komuter untuk berbuka puasa. Penumpang boleh membatalkan puasa baik di dalam ratangga (kereta) maupun di area berbayar seperti peron atau beranda peron. Namun, kamu harus mencatat bahwa MRT Jakarta hanya memberikan kelonggaran waktu selama 10 menit saja terhitung sejak azan Magrib.

Selain soal waktu, menu takjil yang kamu bawa juga tidak boleh sembarangan. Pihak pengelola secara tegas melarang penumpang mengonsumsi minuman berwarna atau makanan berat yang berpotensi mengotori kereta. Jadi, simpan dulu es teh manis, kopi, atau gorenganmu untuk disantap saat sudah sampai di tujuan atau keluar dari area stasiun.

“Pengguna jasa tidak diperbolehkan untuk membatalkan puasa dengan minuman selain air putih (teh, kopi, sirup, soda, dll) dan kudapan selain buah kurma,” tegas Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 18 Februari 2026.

Kampanye #MelajuPenuhMakna: Bukan Sekadar Transportasi

Menyambut bulan penuh berkah ini, MRT Jakarta tidak hanya bicara soal aturan, tapi juga membawa semangat baru lewat kampanye bertajuk #MelajuPenuhMakna. Melalui gerakan ini, pengelola mengajak masyarakat untuk melihat setiap perjalanan bukan sekadar perpindahan dari satu stasiun ke stasiun lain, melainkan sebuah langkah yang sarat akan nilai kepedulian dan kebersamaan.

Bagikan
Artikel Terkait
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
Megapolitan

Arus Mudik dari Terminal Jakarta Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan aktivitas keberangkatan penumpang sejauh ini masih...

Megapolitan

PBB Ungkap Prediksi Bahaya di Jakarta

finnews.id – Jakarta berada di peringkat pertama dalam kategori kepadatan penduduk. Menurut...

Mudik Gratis DKI Jakarta 2026
Megapolitan

Kuota Mudik Gratis Jakarta Membeludak, 30 Ribu Peserta Siap Diberangkatkan dari Monas

Finnews.id – Antusiasme warga ibu kota untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman...

Megapolitan

Update Tragedi Longsor TPST Bantargebang: Korban Tewas Bertambah Jadi 5 Orang

finnews.id – Duka mendalam menyelimuti TPST Bantargebang. Memasuki hari kedua pencarian, jumlah...