finnews.id – Program Mudik Gratis Lebaran kembali digelar pada 2026. Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara kembali menghadirkan program mudik gratis dengan mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan.”
Pelaksanaan mudik gratis tahun ini melibatkan skala besar. Program yang dikoordinasikan oleh Jasa Raharja tersebut menggandeng 96 BUMN beserta anak perusahaannya, dengan target melayani lebih dari 100.000 pemudik menuju kampung halaman tanpa dipungut biaya.
BP BUMN telah menetapkan jadwal pendaftaran yang dimulai pada 12 Februari hingga 28 Februari 2026. Pendaftaran akan ditutup lebih cepat apabila kuota yang disediakan telah terpenuhi. Calon peserta mudik dapat mendaftarkan diri melalui platform resmi masing-masing BUMN yang ikut serta dalam program ini.
“Pendaftaran dibuka 12-28 Februari 2026 atau hingga kuota terpenuhi melalui platform masing-masing BUMN,” bunyi pengumuman yang dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN @bumn_id, Selasa 10 Februari 2026.
Untuk menunjang kelancaran program tersebut, armada transportasi disiapkan dalam jumlah besar. Moda transportasi darat menjadi andalan utama dengan penyediaan lebih dari 1.300 unit bus yang akan mengangkut sekitar 63.000 pemudik ke berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra.
Selain bus, layanan kereta api juga diperkuat guna memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat dan nyaman. Sebanyak 94 rangkaian kereta api disiapkan untuk melayani 32.915 pemudik, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat.
Sementara itu, bagi masyarakat yang melakukan perjalanan lintas pulau, program Mudik Gratis 2026 juga menyediakan moda transportasi laut. Tercatat sebanyak 41 kapal laut diproyeksikan mampu mengangkut lebih dari 5.000 penumpang menuju sejumlah pelabuhan tujuan.
Sebagai regulator, BP BUMN menegaskan komitmennya untuk memastikan program mudik gratis ini berjalan tertib dan tepat sasaran. Manfaat program diharapkan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, termasuk kelompok yang terdampak bencana.