Menurut dia, karena kompetisi ini berfokus pada isu hunian dan tempat tinggal, kehadiran arsitek dalam jajaran juri menjadi penting untuk menjaga kualitas perancangan. Di sisi lain, perspektif green building serta pembiayaan dari BTN memastikan ide-ide yang dihasilkan tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga realistis dan dapat diterapkan.
“Banyak ide yang bagus, penuh lompatan pemikiran, inovatif, serta menawarkan solusi yang sangat relevan untuk diaplikasikan di masyarakat. Bahkan berpotensi untuk didanai oleh BTN,” pungkas Imelda.