“Ada informasi yang kami terima mengenai jenis kelamin korban, namun untuk kepastiannya tentu itu bukan ranah kami. Identifikasi akan dilakukan oleh tim DVI,” ujarnya.
Hingga Senin sore, proses evakuasi terhadap korban kedua masih berlangsung.
Tim SAR Gabungan berencana melakukan evakuasi melalui jalur darat karena kondisi cuaca belum memungkinkan menggunakan helikopter.
Cuaca buruk dan medan terjal di kawasan Gunung Bulusaraung disebut menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 400 tersebut.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan untuk mencari korban lainnya serta mengumpulkan bagian-bagian pesawat yang dapat membantu proses investigasi lebih lanjut.