Jarak antara titik awal pencarian dengan lokasi temuan serpihan diperkirakan sekitar 1,5 kilometer. Meski tim Aju telah diarahkan menuju badan pesawat, akses menuju lokasi masih terkendala medan yang curam dan licin.
“Kami harus memperhitungkan keselamatan seluruh personel. Medannya sangat menantang, sehingga evakuasi tidak bisa dilakukan tergesa-gesa,” tegasnya.
Kronologi Hilangnya Pesawat
Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui mengangkut 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang. Pesawat dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) pukul 13.17 WITA saat dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Berdasarkan data terakhir, pesawat kehilangan kontak di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT, wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep.
Nama kru dan penumpang yang tercatat di antaranya:
- Captain Andy Dahananto
- Captain Sukardi
- Yudha Mahardika
- Hariadi
- Franky D. Tanamal
- Junaidi
- Florencia Lolita
- Esther Aprilita
- Deden
- Ferry
- Yoga
Operasi SAR Masih Berlangsung
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas Makassar, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, BPBD, hingga dukungan masyarakat setempat. Hingga saat ini, proses pencarian dan upaya menuju titik utama bangkai pesawat masih terus berlangsung.
Tim SAR memastikan akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan di lapangan, dengan tetap mengedepankan keselamatan personel dalam setiap tahapan operasi.
Link Video Tim SAR yang temukan bangkai Pesawat ATR 42-500