Finnews.id – Barcelona menunjukkan keperkasaan luar biasa saat menghadapi Athletic Bilbao dalam laga semifinal Piala Super Spanyol di Stadion Alinma, Jeddah, Rabu malam atau Kamis 8 Januari 2026 WIB. Skuad asuhan Hansi Flick tersebut memberondong gawang lawan dengan lima gol tanpa balas, meski bintang muda Lamine Yamal hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga.
Dominasi Blaugrana sudah terlihat sejak peluit pertama dibunyikan. Barcelona hanya membutuhkan waktu 23 menit untuk membuka keunggulan melalui Ferran Torres. Ia memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Fermin Lopez yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh pertahanan Bilbao.
Gelombang serangan Barcelona berlanjut pada menit ke-30. Kali ini, Fermin Lopez mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi umpan matang dari Raphinha. Hanya berselang empat menit, talenta muda Roony Bardghji memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat tendangan akurat yang melewati celah di bawah tangkapan kiper Unai Simon.
Panggung Gemilang Raphinha
Raphinha menjadi bintang utama dalam laga ini. Sebelum turun minum, tepatnya menit ke-38, penyerang sayap asal Brasil itu melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dibendung Unai Simon. Raphinha kemudian melengkapi kemenangan timnya menjadi 5-0 melalui gol keduanya pada menit ke-52.
“Kami membuat pertandingan ini terlihat sangat mudah. Saat tim bermain dalam level terbaik, semuanya menjadi lebih lancar,” ujar Raphinha usai laga. Ia juga menegaskan kesiapan Barcelona menghadapi siapa pun pemenang di semifinal lainnya.
Performa impresif Raphinha musim ini membuktikan bahwa ia telah kembali ke level terbaiknya setelah sempat absen enam pekan akibat cedera. Kontribusinya sangat krusial, mengingat peran vitalnya musim lalu dalam membawa Barcelona meraih treble domestik (La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol).
Kondisi Kontras Tim Lawan
Di sisi lain, Athletic Bilbao tampak kehilangan tajinya. Bintang mereka, Nico Williams, tidak diturunkan sama sekali dan hanya berada di bangku cadangan karena masih dalam proses pemulihan cedera pangkal paha.
Kiper utama Spanyol, Unai Simon, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah gawangnya bobol lima kali. “Ini kekalahan yang sangat berat. Saat Anda kebobolan lima gol, Anda tidak bisa menyalahkan satu orang saja. Ini berarti seluruh tim tidak bermain dengan baik,” tutur Simon dengan nada lesu.
Kemenangan ini semakin memperkokoh status Barcelona sebagai favorit juara musim ini. Saat ini, klub Catalan tersebut masih memimpin klasemen La Liga, sementara Athletic Bilbao tertahan di posisi kedelapan dalam perburuan zona kompetisi Eropa.