Home Lifestyle Hidden Gem, Pulau Kunti di Jawa Barat, Destinasi Wisata Liburan Tahun Baru 2026
Lifestyle

Hidden Gem, Pulau Kunti di Jawa Barat, Destinasi Wisata Liburan Tahun Baru 2026

Pulau kunti sukabumi

Bagikan
Bagikan

Upaya itu berhasil sejauh ini. Kini, Geopark Ciletuh Palabuhanratu masih berstatus UNESCO Global Geopark dan baru saja melalui proses evaluasi positif pada 2025.

Meski ditutup untuk aktivitas manusia, wisatawan masih dapat menikmati Pulau Kunti secara terbatas. Pengunjung diperbolehkan melihat pemandangan pulau dari perahu wisata, tetapi tidak diizinkan turun atau memasuki kawasan pulau.

Iwan menyebutkan bahwa pelaku usaha perahu wisata dan pengelola geopark telah sepakat untuk mensterilkan Pulau Kunti dari aktivitas manusia langsung sejak 1 Januari 2024. Kesepakatan ini diambil demi menjaga kelestarian kawasan sekaligus memberikan kepastian aturan bagi pelaku wisata.

 

Tentang Pulau Kunti

Pulau Kunti terletak di ujung semenanjung kawasan Hutan Suaka Margasatwa Cikepuh atau Cagar Alam Cibanteng, Kabupaten Sukabumi. Pulau ini memiliki pasir putih serta formasi batuan vulkanik purba yang menjadi bagian dari warisan geologi Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

 

Sebelum ditutup sepenuhnya, wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Kunti harus mengantongi izin khusus atau SIMAKSI. Kini, larangan total diberlakukan demi menjaga fungsi konservasi dan keberlanjutan kawasan geopark.

 

Penutupan Pulau Kunti menjadi langkah penting dalam melindungi lingkungan sekaligus mempertahankan status Geopark Ciletuh Palabuhanratu sebagai geopark global yang diakui UNESCO. Meski tidak lagi bisa disambangi secara langsung, keindahan Pulau Kunti tetap dapat dinikmati dari perairan di sekitarnya.

 

Di Pulau Kunti terdapat sebuah gua purba yang dikenal dengan sebutan Gua Anti Jomblo. Gua ini menghadap langsung ke laut dan telah lama lekat dengan mitos lokal sebagai tempat yang dipercaya dapat mempercepat datangnya jodoh bagi mereka yang memasukinya. Cerita tersebut berkembang turun-temurun di kalangan masyarakat, meski kerap disebut hanya sebagai kepercayaan dan bukan fakta ilmiah.

Secara geologis, gua di Pulau Kunti terbentuk akibat abrasi laut selama jutaan tahun, ketika gelombang terus menghantam tebing batuan purba hingga membentuk rongga alami. Suara gema ombak yang memantul di dinding gua bahkan disebut menyerupai tawa, yang kemudian melahirkan berbagai kisah mistis.

Bagikan
Artikel Terkait
Melalui pengumuman resmi yang baru saja dirilis, Realme 16T dikonfirmasi akan melakukan debut globalnya pada tanggal 22 Mei 2026.
LifestyleTekno

Resmi Dikonfirmasi! Tanggal Rilis Realme 16T Terungkap, Inilah Calon Smartphone Paling Dicari Tahun Ini!

Realme 16T akan tersedia dalam tiga varian warna antara lain Aurora Green,...

New Balance (NB), merek yang dulunya sempat dicap sebagai "sepatu bapak-bapak" karena desainnya kini justru bertahta sebagai raja streetwear.
Lifestyle

Bukan Lagi Sepatu Bapak-Bapak! Inilah Alasan Rahasia Mengapa Gen Z Indonesia Gila-gilaan Buru New Balance!

1. Tren Estetika “Sepatu Ayah” dan Retro Gen Z sangat menggandrungi gaya...

Yakuza Maneges terus aktif melakukan sosialisasi untuk mengubah bahwa hati dan aksi mereka tetaplah untuk kemaslahatan masyarakat Kediri.
LifestyleViral

Bukan Geng Kriminal! Inilah Wajah Asli ‘Yakuza’ Kediri yang Bikin Publik Tercengang dan Terinspirasi!

Fenomena unik ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan keinginan...

Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

3. Warung Kopi dan Minuman Kekinian Minuman merupakan komoditas dengan margin keuntungan...