Home News Temuan Jasad Ternyata dari Pemakaman Tergerus Banjir Sumatera, BNPB Korekasi Data Korban Tewas
News

Temuan Jasad Ternyata dari Pemakaman Tergerus Banjir Sumatera, BNPB Korekasi Data Korban Tewas

Bagikan
jasad tergerus banjir
BNPB melakukan koreksi besar pada data korban bencana Sumatera setelah menemukan bahwa beberapa jasad yang teridentifikasi ternyata merupakan jenazah dari pemakaman yang tersapu banjir, bukan korban bencana alam terkini.Foto:IG@bnpb
Bagikan

Finnews.id –  Proses pendataan dan identifikasi korban meninggal dunia akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menghadapi tantangan unik. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa mereka harus melakukan koreksi besar terhadap jumlah korban yang ditemukan, menyusul fakta mengejutkan di lapangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan adanya jasad yang ditemukan ternyata bukan korban bencana terkini.

Jenazah dari Pemakaman Lama Tergerus Banjir
Abdul Muhari menjelaskan bahwa koreksi data dilakukan setelah tim di lapangan menemukan hal yang tak terduga.

“Ternyata ada jasad yang ditemukan merupakan jasad korban dari pemakaman yang tergerus banjir,” jelasnya, merujuk pada beberapa jenazah yang semula masuk daftar korban bencana.

Artinya, jasad yang ditemukan merupakan jenazah korban yang telah meninggal sebelum terjadinya bencana dan tercatat dikebumikan di kawasan yang terdampak banjir. Ketika banjir menyapu wilayah tersebut, makam-makam ikut tergerus dan jasadnya muncul ke permukaan.

Jasad Dikeluarkan Demi Akurasi Data
BNPB secara tegas mengeluarkan jenazah-jenazah tersebut dari daftar korban meninggal bencana Sumatera. Abdul Muhari menekankan bahwa proses verifikasi yang dilakukan di tiga kabupaten terdampak ini sangat penting.

“Ini kemudian kami keluarkan dari data sehingga ada beberapa kali koreksi data,” ujar Abdul Muhari.

Proses identifikasi mendalam ini memastikan bahwa data yang dilaporkan oleh BNPB benar-benar mencerminkan jumlah korban yang meninggal akibat dampak langsung dari bencana alam terkini. Meskipun proses koreksi ini sedang berjalan, BNPB tetap melaporkan adanya penemuan tiga jenazah korban baru pada Selasa 9 Desember 2025. Terkini, korban meninggal dunia tercatat mencapai 964 orang, sementara 264 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

 

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Akhirnya Terungkap! Menkeu Purbaya Buka Suara soal Rencana PPN Tarif Tol

finnews.id – Wacana penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) pada tarif jalan tol...

News

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen di Awal 2026, Ini Faktor Pendorongnya

finnews.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia...

News

JPU Tuntut 5 Terdakwa Kasus Korupsi Tata Kelola Pertamina 2019–2023, Hukuman hingga 12 Tahun Penjara

finnews.co.id – acakan tuntutan terhadap lima terdakwa dalam perkara dugaan korupsi tata kelola...

News

Pajak Mobil Listrik Resmi Berlaku 2026, Begini Cara Menghitung Biaya Balik Nama dan PKB

finnews.id – Pemerintah resmi mengubah kebijakan perpajakan untuk kendaraan listrik. Mulai 2026,...