Home News Ini Penyebab Tren Tawuran Pelajar Versi Polisi: Saling Ejek di Media Sosial
News

Ini Penyebab Tren Tawuran Pelajar Versi Polisi: Saling Ejek di Media Sosial

Bagikan
ilustrasi
ilustrasi
Bagikan

finnews.id – Hingga kini tawuran pelajar masih kerap terjadi di Indonesia. Ada sejumlah penyebab yang membuat tren tawuran sulit untuk dihilangkan total di kalangan pelajar.

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, tren tawuran di kalangan pelajar berawal dari saling ejek di media sosial (medsos) dan terpengaruh teman untuk ikut tawuran.

“Banyak pelanggaran berawal dari media sosial. Lalu ada tren juga di kalangan pelajar, kalau tidak ikut tawuran dianggap tidak keren. Padahal ini sangat keliru dan perlu pembinaan,” kata Raden saat melaksanakan kegiatan mitigasi kenakalan remaja di SMK Negeri 4 Kota Tangerang, Banten, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menegaskan, tawuran pelajar kini menjadi salah satu masalah paling meresahkan. Banyak remaja menganggap tawuran sebagai bentuk eksistensi, padahal hal itu dapat berujung pidana.

“Tawuran bukan keren, Itu kriminal. Tawuran itu berbahaya dan ada ancaman hukumannya,” tegas Kapolres.

Perlu Ada sinergi Orangtua, Guru, dan Polisi

Maka itu, Kepolisian bersama Polri guru dan orang tua harus bersinergi mencegah. Berbagai informasi bisa disampaikan kepada kepolisian untuk segera diambil langkah mitigasi.

“Kolaborasi adalah kunci untuk mengatasi ini semua. Kami ajak para guru dan orang tua bisa membantu mewujudkan keamanan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan agar pelajar tidak ikut-ikutan ajakan demonstrasi dan bijak menggunakan media sosial.

“Jangan mudah ikut ajakan negatif, termasuk ajakan demo yang bukan tugas kalian sebagai pelajar. Fokus belajar, itu yang utama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pelajar untuk menghindari bullying, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta kegiatan yang berpotensi melanggar hukum.

“Melalui kegiatan mitigasi ini, Polres Metro Tangerang Kota berharap pelajar memiliki pemahaman lebih luas mengenai aturan hukum, bahaya kenakalan remaja, serta pentingnya menjaga sikap baik di sekolah maupun lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Bagikan
Artikel Terkait
Tuntas Kunker Eropa, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
News

Tuntas Kunker Eropa, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

Finnews.id – Presiden Prabowo Subianto telah menuntaskan serangkaian kunjungan kerja (kunker) di...

News

BMKG Pantau Ketat: Bibit Siklon 91S Menguat jadi Siklon Tropis Luana

finnews.id – Pada akhir Januari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Bukan Soal Haji! Eks Menpora Dito Blak-blakan di KPK: Misi ke Arab Saudi Mau Boyong Cristiano Ronaldo ke Indonesia
News

Bukan Soal Haji! Eks Menpora Dito Blak-blakan di KPK: Misi ke Arab Saudi Mau Boyong Cristiano Ronaldo ke Indonesia

finnews.id – Geger! Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, baru...

News

Insentif hingga Rp30 Juta per Bulan Disiapkan untuk Dokter di Daerah Terpencil

finnews.co.id – Sebagai langkah percepatan pemerataan layanan Kesehatan di seluruh Indonesia, pemerintah...