Finnews.id – Polemik seputar operasional Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, terus berlanjut. Setelah isu “tidak boleh ada negara di dalam negara” yang dilontarkan oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, kini giliran PT AFM Aviasi Indonesia (AFM) yang jadi sorotan.
Yang mengejutkan, kanal khusus “IMIP Airport” yang sebelumnya terpampang di website resmi AFM Aviasi, kini mendadak hilang.
Penghapusan itu terjadi pada hari ini, Kamis, 27 November 2025. Padahal sebelumnya kanal tersebut aktif dan dapat diakses publik.
Kaitan AFM Aviasi & Bandara IMIP
AFM Aviasi selama ini dikenal sebagai pihak yang menangani fasilitas operasional di Bandara Khusus IMIP.
Diduga penghapusan kanal tersebut berkaitan dengan memanasnya isu kewenangan negara di area bandara swasta tersebut.
Siapa Sebenarnya AFM Aviasi?
AFM Aviasi bukan pemain baru. Perusahaan ini merupakan perusahaan ground handling bersertifikat penuh dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) Indonesia yang berhak beroperasi di semua bandara di tanah air.
Fokus utama layanan AFM Aviasi adalah menangani pesawat pribadi (private jet) dan menjadi agen izin penerbangan terdaftar.
Bisnis AFM Aviasi berawal dari PT. Javajet Asia, sebuah perusahaan penyewaan jet pribadi yang didirikan oleh Wando Suripto pada 2005.
Karena banyak klien Javajet yang kemudian membeli pesawat sendiri, kebutuhan akan jasa ground handling pun muncul. Dari situlah AFM Aviasi didirikan pada akhir 2013.
Beroperasi pertama kali sebagai agen layanan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma–Jakarta.
Pada 2019, perusahaan ini telah mempekerjakan hampir 70 orang dan beroperasi di tiga bandara besar: Halim (Jakarta), Denpasar (Bali) dan Manado.
Standar Operasi dan Fokus Pelayanan
Dalam keterangan di websitenya, AFM menegaskan layanannya mengikuti standar hukum dan teknis yang ditetapkan pemerintah. Mereka menyediakan:
- peralatan ground handling berstandar internasional,
- perlindungan asuransi memadai,
- pelatihan rutin bagi personel,
- serta kepatuhan penuh terhadap izin dan regulasi penerbangan.
Tim manajemen perusahaan didominasi profesional yang berpengalaman dalam industri penerbangan bisnis dan perhotelan. Sehingga mengklaim mampu memberi pelayanan premium bagi pengguna pesawat pribadi.