Langkah ini diharapkan dapat menjaga kondisi di pabrik tetap stabil.

“Kami langsung amankan mereka yang kesurupan dan memulangkan lebih awal supaya kondusif. Kalau dibiarkan takutnya makin menular ke karyawan lain,” jelas Aji.

Setelah karyawan yang terdampak dipulangkan, situasi di pabrik kembali stabil. Pihak perusahaan memberikan penjelasan dan arahan kepada karyawan lain. Perusahaan berupaya menghindari kepanikan yang justru bisa memperburuk keadaan.

“Sekarang kondisi sudah aman. Kami menduga secara psikologis ini hanya kelelahan. Kalau soal kesurupan kan hal mistis, kita tidak bisa memastikan,” pungkas Aji, menegaskan fokus manajemen pada faktor kelelahan kerja.