“Kami membuka kritik setajam mungkin,” jelasnya.

Menurutnya, kritik konstruktif dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk Polri. Pendekatan ini menunjukkan kesadaran keberhasilan reformasi butuh pengawasan dan kontribusi aktif dari seluruh elemen bangsa.

Jimly juga mengapresiasi pelaksanaan Apel Kasatwil 2025 yang mempertemukan seluruh pimpinan Polri dari berbagai daerah.

Ia menilai kegiatan semacam ini bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki nilai strategis yang tinggi.

“Kegiatan ini memberi inspirasi untuk kemajuan penegakan hukum ke depan,” pungkas Jimly.