Mengapa Kekeliruan Bisa Terjadi di Indonesia

Di Indonesia, kekeliruan ini muncul karena sebagian besar media, iklan, dan film Natal menampilkan sosok Santa Claus tanpa membedakan asal-usulnya dengan Sinterklas.

Anak-anak lebih sering melihat gambar Santa Claus modern, yang gemuk dan ceria, sehingga mereka mengasosiasikannya dengan Sinterklas yang namanya lebih sering muncul di Tanah Air.

Kurangnya penjelasan tentang latar belakang sejarah Sinterklas membuat orang dewasa pun ikut keliru dan menganggap kedua tokoh itu sama.

Kesimpulan

Dari asal budaya, penampilan, cara datang, hewan pendamping, hingga waktu perayaan, perbedaan Sinterklas dan Santa Claus jelas terlihat.

Kedua tokoh melambangkan kebaikan dan berbagi, tetapi masing-masing memiliki ciri khas unik.

Sekarang, ketika ada yang masih menganggap keduanya sama, kamu bisa menjelaskannya dengan tepat.

Referensi

History.com
National Geographic
Smithsonian Magazine
BBC Culture
Encyclopedia Britannica