Home Ekonomi Trend Investasi 2025: Brand Indonesia Jadi Primadona Investor Global, Inovasi dan ESG Jadi Magnet Baru
Ekonomi

Trend Investasi 2025: Brand Indonesia Jadi Primadona Investor Global, Inovasi dan ESG Jadi Magnet Baru

Bagikan
Bagikan

Finnews.id – Di tengah gejolak ekonomi global dan perubahan arah investasi dunia, tahun 2025 menjadi momentum penting bagi brand-brand Indonesia.

Para investor global kini semakin menaruh perhatian pada potensi besar pasar domestik dan inovasi lokal yang terus berkembang.

Menurut Wawan Hendrayana, Vice President Infovesta Kapital Advisori, realisasi investasi di Indonesia pada triwulan III 2025 mencapai Rp491,4 triliun, naik 13,9 persen secara tahunan (year-on-year).

Angka ini bukan sekadar menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim bisnis nasional, tetapi juga bukti bahwa ekosistem investasi Indonesia sedang memasuki fase emas.

“Brand Indonesia kini tak hanya menjadi penerima modal, tapi juga mitra strategis bagi investor global berkat reputasi, inovasi, dan nilai berkelanjutan yang mereka usung,” ujar Wawan Hendrayana.

Hilirisasi dan Inovasi Jadi Pendorong Investasi

Pertumbuhan investasi Indonesia tahun ini banyak ditopang oleh hilirisasi industri dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang semakin agresif.

Namun, bukan hanya sektor sumber daya alam yang menarik perhatian dunia. Sektor teknologi, kesehatan, dan pendidikan diprediksi akan terus bullish sepanjang 2025.

Ekosistem digital yang semakin matang, transformasi layanan publik berbasis teknologi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas hidup dan pendidikan mendorong investor untuk berinvestasi pada brand yang punya visi jangka panjang.

Secara global, tren investasi berkelanjutan atau ESG (Environmental, Social, Governance) terus mendominasi arah modal dunia.

Menariknya, Indonesia kini menjadi destinasi utama di Asia Tenggara dalam kategori investasi berbasis inovasi dan keberlanjutan.

Berdasarkan survei Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sebanyak 68,3 persen perusahaan asing menilai pertumbuhan pasar domestik Indonesia sebagai daya tarik terbesar, diikuti oleh stabilitas regulasi dan talenta digital yang melimpah.

Hal ini menunjukkan bahwa reputasi dan konsistensi brand lokal dalam menerapkan nilai ESG menjadi kunci untuk menarik investasi asing dalam jangka panjang.

Disway Award 2025

Dalam konteks tersebut, Infovesta bekerja sama dengan Harian Disway meluncurkan survei bertajuk “Disway Award 2025”, sebuah riset nasional yang menyoroti 520 merek pemenang dari 52 kategori industri.

Bagikan
Artikel Terkait
Menko Pangan jelaskan bahwa stabilitas harga pangan adalah prioritas utama. Dengan ini, pemerintah menyerap selisih harga pasar internasional
EkonomiNews

Kabar Gembira buat Emak-Emak! Pemerintah Pasang Badan Subsidi Harga Pangan Impor yang Kian Melejit!

Finnews.id – NEWS  Di tengah perekonomian global yang berdampak pada penurunan harga...

PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...