4. Kalimat yang Dicintai Allah
“Ucapan yang paling utama adalah yang dipilih Allah bagi malaikat dan hamba-Nya, yaitu:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Subḥānallāhi wa biḥamdih.” (HR. Muslim)
5. Terhindar dari Penyakit dan Kesedihan
Rasulullah SAW bersabda:
“Jika engkau membaca tasbih, Allah akan menjauhkanmu dari kesedihan, penyakit berat, kusta, dan kelumpuhan.” (HR. Ibnu As-Sunni dan Ahmad)
6. Menguatkan Hati Dalam Ujian
Ketika menghadapi urusan sulit, Rasulullah SAW mengucapkan:
سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Subḥānallāhil ‘Aẓīm
dan berdoa:
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ
Yā Ḥayyu Yā Qayyūm
(HR. Tirmidzi)
7. Meningkatkan Amal Kebaikan
Membaca tasbih merupakan amalan ringan namun berpahala besar, yang akan menambah timbangan amal di akhirat.
Waktu Pelaksanaan Shalat Tasbih
Menurut Imam Nawawi dalam Al-Adzkar:
“Jika dilakukan malam hari, lebih utama disalamkan tiap dua rakaat. Jika di siang hari, boleh empat rakaat sekaligus atau dua-dua.”
Shalat ini bisa dilakukan kapan saja (siang atau malam) dan Rasulullah SAW menganjurkan agar dilakukan:
- Setiap hari sekali, atau
- Setiap Jumat sekali, atau
- Setiap bulan sekali, atau
- Setiap tahun sekali, bahkan
- Sekali seumur hidup pun dianjurkan.
Shalat Tasbih adalah ibadah penuh rahmat dan pengampunan, sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah ﷺ dan ditegaskan oleh para ulama besar. Amalan ini menjadi cara seorang Muslim untuk menyucikan diri, mendekatkan hati kepada Allah SWT, serta memperberat timbangan amal kebaikan di akhirat.