Finnews.id – Foto terbaru yang diyakini FN, terduga pelaku BOM SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, kembali mencuri perhatian publik. Dalam foto baru yang beredar luas di media sosial itu, FN tampak terbaring di ranjang rumah sakit. Ini setelah pelaku menjalani operasi.
Terlihat ada luka diperban di bahu kiri serta kepala. Diduga, luka-luka tersebut berasal dari ledakan bom rakitan (IED) yang dirakit dan meledak sebelum rencana aksinya selesai.
Dalam foto yang beredar tersebut, FN terlihat sudah sadar. Kepalanya botak. Dia rebahan di ranjang rumah sakit bersprei putih. Bertelanjang dada. Tangan kanannya diinfus.
Sebagian badannya ditutupi selimut warna hijau bertuliskan RSIJ (Rumah Sakit Islam Jakarta) Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Terlihat angka 1224 di belakang ranjangnya. Saat ini, FN sudah dipindahkan ke RS Polri Kramatjati Jakarta Timur.
Pada foto yang beredar itu, FN terlihat melirik ke arah kanan dengan tatapan mata tajam.
Bekas-bekas luka akibat ledakan tampak sangat jelas. Luka bakar bercampur darah kering masih terlihat.
Di bagian dahi juga terlihat ada memar dan luka. Belum diketahui siapa yang memotret dan mengunggah foto tersebut ke media sosial.
Hingga kini belum diketahui siapa yang pertama kali memotret atau menyebarkan foto tersebut.
Ini bukan kali pertama wajah FN beredar di dunia maya. Sebelumnya, dua foto lain telah lebih dulu viral.
Salah satunya, FN tampak memakai kaos putih dan jas hitam sambil melakukan mirror selfie. Di pinggangnya, terlihat sabuk mirip kopel militer berwarna hijau dengan benda menyerupai pistol di sisi kanan.
Polisi kemudian memastikan senjata yang ditemukan di lokasi ledakan bukan senjata api asli. Melainkan airsoft gun murah yang harganya di bawah Rp 200 ribu.
Senjata itu ditemukan di dekat tubuh FN bersama senapan laras panjang tiruan SIG 556 DCobra Reborn M-790.
Ledakan di SMAN 72 Bukan Aksi Anti-Agama
Polda Metro Jaya menegaskan terduga FN pelaku Bom SMAN 72 tidak memiliki hubungan dengan organisasi teroris maupun kelompok anti-agama.