Home Internasional Jaringan Scam Asia Tenggara Makin Marak: Ribuan Pekerja Terjebak, Miliaran Dolar Raib di Dunia Digital
Internasional

Jaringan Scam Asia Tenggara Makin Marak: Ribuan Pekerja Terjebak, Miliaran Dolar Raib di Dunia Digital

Bagikan
penipuan online Asia Tenggara
Meski telah dilakukan berbagai operasi militer dan kerja sama lintas negara, jaringan penipuan online di Asia Tenggara terus berkembang. Ribuan orang dipaksa bekerja, sementara korban di seluruh dunia kehilangan miliaran dolar setiap tahun. Foto:Unsplash @ Ravi Sharma
Bagikan

Awalnya pekerja berasal dari Tiongkok, tetapi kini tenaga kerja paksa itu datang dari 56 negara, termasuk Indonesia. Hanya manajer tingkat tinggi yang diberi kebebasan bergerak, sementara pekerja lain hidup dalam pengawasan ketat.

Penipuan ini menyasar korban dari seluruh dunia, memanfaatkan alat terjemahan dan kecerdasan buatan. Pada 2024, Departemen Keuangan AS mencatat kerugian mencapai lebih dari 10 miliar dolar AS akibat scam berbasis Asia Tenggara.

Kasus terbaru melibatkan Chen Zhi, pengusaha Tiongkok-Kamboja, yang didakwa menipu 250 warga AS dengan kerugian jutaan dolar, termasuk satu korban yang kehilangan 400 ribu dolar dalam bentuk kripto.

Ancaman yang Terus Berkembang

Meski sejumlah operasi militer berhasil membebaskan ribuan pekerja, jaringan utama di balik industri scam ini masih beroperasi. Aktivis kemanusiaan mendesak agar aparat menindak para bos besar dan sindikat lintas negara, bukan hanya menyelamatkan korban.

“Jika pelaku utama tidak ditangkap, mereka bisa terus mencari korban baru kapan saja,” kata Jay Kritiya, koordinator jaringan bantuan korban perdagangan manusia di Thailand.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Dampak Perang di Timur Tengah: Warga Iran Dilarang Masuk Australia!

finnews.id – Australia melarang kunjungan warga Iran ke Negeri Kanguru. Alasannya, perang...

Internasional

Afrika Bakal Terapkan Pembatasan Ekspor Logam untuk Baterai

Perusahaan-perusahaan China yang dipimpin oleh Sinomine Resource Group Co. dan Zhejiang Huayou...

Internasional

Serangan Drone Rusia di Siang Bolong Tewaskan 3 Warga Ukraina dan Lukai 30 Lainnya

finnews.id – Serangan drone Rusia yang jarang terjadi di siang hari di...

Internasional

Israel Teriak Allahu Akbar gara-gara Rudal Iran

finnews.id – Gangguan mental mulai mendera penduduk Israel, hujan rudal Iran yang...