Polisi menyebut saat ini kondisi terduga FN pasca operasi sudah sadar. Namun, masih dalam perawatan rumah sakit.
FN mengalami luka pada bagian kepala. Tim dokter melakukan operasi pada luka kepala akibat dampak dari ledakan bom di SMAN 72 Jakarta. Selama menjalani perawatan, FN dijaga ketat oleh polisi.
“Tidak hanya terduga pelaku yang dijaga. Seluruh korban yang dirawat di rumah sakit juga mendapat penjagaan,” terang Budi.
Terkait foto-foto yang beredar di media sosial, polisi belum dapat menyimpulkan. Alasannya, penyelidikan masih berjalan. Terlebih, polisi juga belum bisa memeriksa terduga FN.
Namun yang pasti, beredarnya 2 foto terduga FN ini memicu berbagai spekulasi. Benarkah sekedar motif balas dendam akibat bullying atau ada faktor lain yang jadi pemicunya.