Dia memakai dengan gaun biru muda berkilau, tersenyum percaya diri sambil memperkenalkan diri dengan lantang: “Nadeen Ayoub, Palestine.”

Adegan itu menjadi momen historis. Pertama kalinya nama “Palestine” terdengar di panggung Miss Universe sejak ajang tersebut berdiri 72 tahun lalu.

Kehadiran Miss Palestine terjadi di tengah situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sejak konflik pecah pada Oktober 2023, sedikitnya 62.004 warga Palestina meninggal dunia. Sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Partisipasi Nadeen Ayoub menjadi cahaya harapan di tengah duka. Sekaligus membawa pesan Palestina tetap ada, berdaulat, dan bersuara di panggung dunia.