“Ini pengalaman sekali seumur hidup. Ngopinya biasa. Tapi rasanya luar biasa. Iya karena kita tahu berada di tempat dimana kebijakan negara dibuat,” ujar Bintang dengan nada bangga.

Salah satu menu kopi di Merdeka Lounge
Salah satu menu kopi di Merdeka Lounge

Ngopi & Sisi Lain Istana Negara

Cukup lama mereka nongkrong di sana. Salah satu alasan utama Bintang dan Agusta betah berlama-lama cuma satu: pengen ketemu presiden atau pejabat negara.

Sayang, meski hampir 3 jam di sana, tak ada satupun pejabat terlihat. “Mungkin next time kalau ke Jakarta lagi. Pengen lebih lama,” terangnya penasaran.

Yang bikin keduanya surprise banget adalah harganya. Menunya tak membuat kening berkerut. Makanan mulai Rp8.000–Rp40.000. Minuman juga murah: Rp15.000–Rp35.000.

Menyeruput kopi di Merdeka Lounge seperti merasakan sisi lain dari Istana Negara. Bukan hanya megah dan resmi. Tapi juga hangat dan ramah.

Bagi yang penasaran merasakan sensasi ngopi di jantung pemerintahan, datang saja ke Merdeka Lounge. Ini adalah sudut pandang Istana yang tak selalu tentang formalitas dan protokoler.

Terkadang, secangkir kopi yang menyegarkan dapat menyatukan masyarakat dengan pemimpinnya.

Dari balik jendela kaca, langit Jakarta perlahan mulai berubah abu-abu gelap. Mendung. Hampir hujan. Cangkir pun sudah kosong. Tapi pengalaman itu takkan mudah dilupakan.

Lokasi Merdeka Lounge kompleks Istana Negara
Lokasi Merdeka Lounge kompleks Istana Negara