“Saya tidak punya kepentingan pribadi di sini. Ini bukan soal bisnis saya, tapi soal kebijakan nasional untuk menjaga keberlangsungan ekonomi Indonesia,” urainya.

Langkah tegas Purbaya juga diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan pelaku usaha lokal. Khususnya sektor industri sepatu dan tekstil yang selama ini tertekan oleh gempuran barang impor ilegal dari China dan negara lain.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan, industri sepatu dalam negeri menyerap lebih dari 300 ribu tenaga kerja langsung. Nilai ekspor mencapai USD 5 miliar per tahun.

Namun, serbuan sepatu impor ilegal membuat banyak pabrik kecil gulung tikar dan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.