Home Internasional Badai Melissa Renggut Puluhan Nyawa! Jamaika Hancur Total, Haiti Tenggelam: Kuba Tunggu Bantuan Kemanusiaan
Internasional

Badai Melissa Renggut Puluhan Nyawa! Jamaika Hancur Total, Haiti Tenggelam: Kuba Tunggu Bantuan Kemanusiaan

Bagikan
Badai Melissa Karibia
Badai Atlantik terkuat, Hurricane Melissa (Kategori 5), hantam Jamaika, Kuba, dan Haiti. Korban tewas melebihi 50 jiwa. Laporan terbaru, 72% Jamaika tanpa listrik, AS tawarkan bantuan kemanusiaan darurat untuk Kuba di tengah konflik.Foto:Tangkapn Layar X@WeatherNation
Bagikan

Tragedi Kemanusiaan di Haiti: Puluhan Tewas dan Ribuan Kehilangan Segalanya

Skala bencana jauh lebih buruk di Haiti, negara Karibia yang paling rentan terhadap bencana alam. Badai Melissa memicu banjir bandang katastrofik di Haiti, terutama di wilayah selatan.

Laporan resmi menyebutkan setidaknya 30 orang tewas dan 20 lainnya hilang. Sebanyak 15.000 orang terpaksa mengungsi ke tempat penampungan. Di Petit-Goâve, salah satu wilayah paling parah, Badan Perlindungan Sipil Haiti mengonfirmasi sedikitnya 20 kematian, termasuk 10 anak-anak.

Presiden Dewan Transisi Kepresidenan Haiti, Laurent Saint-Cyr, menyampaikan kesedihan mendalam.

“Ini adalah momen menyedihkan bagi negara ini,” sembari mengakui bahwa jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah.

Kuba Berjuang Sendiri, AS Tawarkan Bantuan Mengejutkan

Di Kuba, negara ketiga yang terdampak parah, pemerintah telah memulai upaya pemulihan dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan jalan raya dan militer untuk menyelamatkan warga yang terperangkap.

Berkat upaya evakuasi massal yang melibatkan lebih dari 735.000 orang sebelum badai tiba, Kuba tidak melaporkan adanya korban jiwa.

Namun, kerusakan infrastruktur dan pertanian sangat besar. Kota El Cobre di provinsi Santiago de Cuba menjadi salah satu yang paling menderita, termasuk Basilika Bunda Amal Kasih, situs suci bagi umat Katolik, yang mengalami kerusakan parah pada bagian kayu, kaca patri, hingga dindingnya.

Di tengah upaya pemulihan, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengeluarkan pernyataan yang tidak biasa pada Kamis, menyatakan kesiapan untuk “membantu rakyat Kuba” dengan menyediakan bantuan kemanusiaan darurat.

Tawaran ini muncul di tengah konflik berkepanjangan dan enam dekade sanksi ekonomi antara kedua negara.

Namun, pernyataan AS tersebut tidak merinci bagaimana mekanisme koordinasi bantuan akan dilakukan dengan Pemerintah Kuba.

Badai Melissa sendiri, setelah meluluhlantakkan Karibia, kini telah melemah menjadi Kategori 2 dan bergerak menuju Bermuda.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Ekspor Korsel Tumbuh 48 Persen pada April, Ditopang Lonjakan Industri Chip

“Meskipun konflik di Timur Tengah telah mendorong impor minyak mentah naik untuk...

Internasional

Investasi Jumbo Dimulai: Jepang Teken Pinjaman Perdana USD2,2 Miliar untuk Proyek di AS

Tahap Awal Distribusi: Kedua negara akan membagi rata arus kas bebas yang...

Internasional

Cuma Modal Review Barang! Pekerja Konstruksi Ini Raup USD10 Ribu per Bulan dari Amazon Influencer

Rahasia Sukses: Video Mendalam dan Multi-Platform Apa yang membuat video Strahl berbeda?...

Internasional

Harga Minyak Dunia Meroket! Trump Lanjutkan Blokade Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Manuver Uni Emirat Arab dan Respons Federal Reserve Di tengah kemelut ini,...