Home Sports Igor Tudor Dipecat, Juventus Tunjuk Massimo Brambilla Jadi Pelatih Sementara
Sports

Igor Tudor Dipecat, Juventus Tunjuk Massimo Brambilla Jadi Pelatih Sementara

Bagikan
Juventus pecat Igor Tudor
Juventus pecat Igor Tudor setelah 3 kekalahan beruntun & 8 laga tanpa kemenangan. Klub Turin terperosok ke posisi 8 Serie A.Foto:IG@IgorTudor
Bagikan

Kondisi di kompetisi Eropa juga tidak kalah mengkhawatirkan. Dalam tiga pertandingan Liga Champions yang telah dimainkan, Juventus hanya mampu mengumpulkan dua poin, menempatkan mereka dalam bahaya serius untuk gagal lolos ke fase knockout.

Kegagalan lolos dari fase grup Liga Champions akan menjadi bencana finansial dan olahraga yang besar bagi klub yang sedang berupaya memulihkan stabilitas mereka.

Melihat krisis performa dan hasil ini, pemecatan Tudor, meskipun mengejutkan, dianggap sebagai langkah tak terhindarkan untuk mencegah kemerosotan lebih lanjut.

Pelatih Sementara dan Harapan Kebangkitan Instan

Untuk mengisi kekosongan yang mendesak, Juventus menunjuk pelatih tim cadangan, Massimo Brambilla, sebagai pelatih sementara.

Tugas pertamanya adalah memimpin tim pada pertandingan penting di kandang sendiri melawan Udinese pada Rabu (29/10/2025) malam. Pertandingan ini akan menjadi ujian mentalitas pertama bagi para pemain setelah gonjang-ganjing pemecatan pelatih.

Penunjukan Brambilla sebagai caretaker memberikan waktu bagi manajemen klub untuk mencari pengganti permanen yang ideal, sosok yang mampu menyuntikkan semangat baru dan menerapkan taktik yang lebih efektif untuk segera mendongkrak performa tim dari keterpurukan.

Jejak Karir Tudor di Turin: Dari Pahlawan Jangka Pendek ke Korban Kegagalan

Igor Tudor, yang kini berusia 47 tahun, sebetulnya adalah sosok yang akrab dengan DNA Juventus. Ia pernah membela klub tersebut sebagai pemain selama hampir satu dekade (1998-2007) dan sempat menjabat sebagai asisten pelatih Andrea Pirlo pada musim 2020-2021—sebelum ia dan Pirlo sama-sama dipecat di akhir musim.

Tudor baru ditunjuk kembali sebagai pelatih kepala pada Maret lalu, menggantikan Thiago Motta yang dipecat. Kontrak awalnya hanya berlaku hingga akhir musim, termasuk Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat.

Awalnya, keputusannya membuahkan hasil. Ia berhasil membawa Juventus finis di posisi keempat dan mengamankan satu tempat di Liga Champions dengan catatan impresif lima kemenangan dari sembilan pertandingan Serie A.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Alwi Farhan
Sports

Skuad dan Jadwal Tim Thomas dan Uber Cup 2026: Indonesia Siap Berburu Gelar di Denmark

Turnamen ini juga menjadi ajang pembuktian kekuatan bulutangkis Indonesia di kancah dunia,...

Sports

Jadwal dan Siaran Final Piala AFF Futsal 2026: Misi Indonesia Hancurkan Dominasi Thailand

Jadwal Pertandingan Final Piala AFF Futsal 2026 Berikut adalah detail jadwal pertandingan...

Sports

Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Munchen: Duel Klasik Penguasa Eropa di Liga Champions

Meski Bayern sedang dalam tren positif, Real Madrid tetap menjadi momok menakutkan...

Sports

Prediksi Skor Inter Milan vs AS Roma: Misi Nerazzurri Kunci Scudetto di Tengah Krisis Giallorossi

Kondisi sebaliknya menimpa Roma yang sedang mengalami krisis di lini depan. Gasperini...