Peran Xabi Alonso Memperkuat Efektivitas

Musim lalu, eks pemain Borussia Dortmund itu sering bermain di berbagai posisi sehingga kurang efektif. Di bawah kepemimpinan Xabi Alonso, ia fokus menyerang dan memasuki kotak penalti lawan. Strategi ini membuat kontribusinya jauh lebih tajam dan efektif.

Barcelona: Masalah Lini Belakang dan Cedera

Barcelona kesulitan menghadapi tekanan Madrid. Lini belakang mereka yang tinggi mudah ditembus oleh lari cepat Mbappe dan Vinicius. Cedera pemain kunci seperti Lewandowski, Raphinha, Dani Olmo, dan Gavi membuat serangan mereka kurang berbahaya. Selain itu, perbedaan kualitas kiper terlihat jelas karena Szczesny lebih mampu menahan serangan daripada membangun serangan dari belakang seperti ter Stegen.

Pemain Terbaik dan Statistik

Player of the Match: Gelandang Inggris itu
Nomor: 5
Rating Rata-rata: 8.40

Klub Pemain Nomor Rating
Real Madrid J. Bellingham 5 8.40
Real Madrid K. Mbappé 10 7.80
Real Madrid Éder Militão 3 7.15
Real Madrid A. Güler 15 6.96
Real Madrid T. Courtois 1 6.90
Real Madrid Dean Huijsen 24 6.90
Real Madrid E. Camavinga 6 6.84
Real Madrid Vinicius Jr 7 6.77
Real Madrid A. Tchouaméni 14 6.70
Real Madrid F. Valverde 8 6.68
Real Madrid Brahim Díaz 21 6.54

Dua peringkat sama terjadi karena pemain memiliki rating identik sehingga posisi dibagi.

Penutup

Setelah awal musim yang kurang meyakinkan akibat cedera, gelandang Inggris itu membuktikan dirinya kembali ke performa puncak di El Clasico. Eks pemain Borussia Dortmund itu memimpin serangan, mencetak gol penting, dan memberikan assist krusial. Penampilan ini menunjukkan bahwa Real Madrid kini memiliki pemain andalan di laga-laga besar.

Bottom Line

Jude Bellingham kembali menegaskan statusnya sebagai pemain kunci Madrid. Dengan satu gol dan satu assist, gelandang Inggris itu membantu tim unggul lima poin atas Barcelona di klasemen La Liga. Kemenangan ini memberikan momentum besar bagi Madrid untuk mempertahankan dominasi mereka di papan atas musim ini.