Home Lifestyle Waspadai Kencing Darah: Kapan Harus ke Dokter?
Lifestyle

Waspadai Kencing Darah: Kapan Harus ke Dokter?

Bagikan
Kencing Darah
Kencing Darah, Image: DALL·E 3
Bagikan

Faktor Lain

  • Olahraga berat seperti lari jarak jauh.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya pengencer darah.

  • Kanker saluran kemih atau ginjal, meski jarang, tapi merupakan salah satu penyebab paling serius.

Gejala yang Sering Menyertai Kencing Darah

Selain perubahan warna urin, beberapa tanda lain bisa muncul:

Gejala tambahan ini bisa membantu dokter menentukan penyebab pasti dari kencing darah.

Kapan Kencing Darah Harus Segera ke Dokter?

Tidak semua kencing darah bisa dianggap sepele. Ada beberapa situasi yang menandakan kamu harus segera mencari pertolongan medis:

  • Jika kencing darah disertai nyeri pinggang hebat.

  • Bila muncul demam tinggi dan menggigil.

  • Jika urin berwarna gelap pekat terus-menerus.

  • Bila kencing darah terjadi berulang kali tanpa sebab jelas.

  • Jika kamu memiliki riwayat penyakit ginjal, prostat, atau kanker.

Dalam kasus tersebut, jangan menunda. Segera temui tenaga medis agar penyebab dapat diketahui sejak dini.

Pemeriksaan Medis untuk Kencing Darah

Saat kamu pergi ke dokter, biasanya ada beberapa prosedur yang dilakukan:

  • Tes urin untuk mendeteksi adanya infeksi atau sel darah merah.

  • Tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal.

  • USG atau CT Scan guna melihat kondisi ginjal, kandung kemih, dan saluran kemih.

  • Sistoskopi pada kasus tertentu, untuk memeriksa bagian dalam kandung kemih.

Pemeriksaan ini penting agar dokter bisa menentukan diagnosis dengan tepat.

Penanganan Kencing Darah Berdasarkan Penyebab

Setelah penyebab diketahui, dokter akan memberikan terapi yang sesuai. Misalnya:

  • Infeksi saluran kemih → antibiotik untuk membunuh bakteri.

  • Batu ginjal kecil → banyak minum air dan obat pereda nyeri.

  • Batu ginjal besar → perlu tindakan medis seperti ESWL atau operasi.

  • Pembesaran prostat → terapi obat atau pembedahan jika diperlukan.

  • Kanker → perawatan khusus meliputi operasi, kemoterapi, atau radioterapi.

Artinya, kencing darah tidak bisa diobati dengan cara tunggal. Setiap penyebab punya penanganan berbeda.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Masih jadi Misteri, Mengapa Masakan Jogja Cenderung Manis?

Baceman, misalnya, di beberapa daerah Jawa dikenal asin-gurih. Namun di Jogja, rasanya...

Lifestyle

Disleksia: Memahami Gangguan Belajar yang Sering Disalahpahami

Namun, perlu dipahami bahwa banyak individu dengan disleksia memiliki kelebihan di bidang...

Makanan penurun darah tinggi
Lifestyle

Lawan Hipertensi dengan Nutrisi: Ini Makanan Alami untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Tomat: Kandungan lycopene pada tomat sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan membantu...

Bumbu Soto Betawi
Lifestyle

Resep Soto Betawi yang Cocok Dinikmati saat Musim Hujan

Tips Memasak Gunakan daging dengan sedikit lemak agar kuah terasa lebih gurih...