Home Megapolitan Menteri KP Bakal Denda Pemilik Pagar Laut Rp18 Juta Per Km
Megapolitan

Menteri KP Bakal Denda Pemilik Pagar Laut Rp18 Juta Per Km

Bagikan
Sejumlah nelayan bersama personel TNI AL membongkar pagar laut yang terpasang di kawasan pesisir Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (18/1/2025).
Sejumlah nelayan bersama personel TNI AL membongkar pagar laut yang terpasang di kawasan pesisir Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (18/1/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/
Bagikan

finnews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono akan memberikan sanksi bagi pemilik pagar laut yang jadi polemik di pesisir Tangerang.

Pagar laut tersebut membentang sepanjang 30,16 kilometer. Menteri Wahyu mengatakan, pemiliknya akan didenda sebesar Rp18 juta per kilometer.

“Belum tahu persis (totalnya), itu bergantung pada luasan. Kalau (pagar di perairan Tangerang) itu kan 30 kilometer ya, per kilometer Rp18 juta,” kata Trenggono saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 22 Januari 2025.

Dia mengatakan, hingga kini pihaknya masih mengkaji lebih dalam pengungkapan pemilik pagar laut tersebut. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid.

Keterangan dari Menteri ATR menyebutkan ada dua orang yang terindikasi pelaku dan selanjutnya menjadi bahan diskusi untuk diserahkan kasusnya kepada aparat penegak hukum.

“Begitu kita dapat (pelakunya) akan didenda. Dari kami sanksi denda karena lebih ke arah sanksi administratif, kalau ada unsur pidana itu kepolisian,” kata Trenggono.

Sebelumnya, KKP telah memanggil dan menerima pemeriksaan dua orang nelayan yang mengklaim pemasangan pagar laut itu.

Tahapan pemeriksaan terhadap orang yang mengatasnamakan memasang pagar laut tersebut, kini masih berlangsung dan dirinya tengah menunggu hasil pemeriksaan.

Pemasangan pagar laut di perairan Tangerang ini juga menjadi bahan koreksi KKP untuk memantau seluruh pergerakan melalui sistem “Ocean Big Data”.

“Saya koreksi dan perbaiki terus dengan sistem. Sebenarnya kalau kita sudah terimplementasi semuanya yang Ocean Big Data sudah ketahuan,” kata Trenggono. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
Korban tewas tesengat listrik saat banjir di wilayah Cilincing, Jakarta Utara
Megapolitan

Banjir di Cilincing Jakarta Utara Telan 3 Korban Jiwa Akibat Tersengat Listrik

finnews.id – Banjir yang melanda Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, berubah menjadi tragedi...

Prakiraan cuaca Jakarta hari ini
Megapolitan

Siap-siap Payung! DKI Jakarta Selasa 13 Januari 2026 Diprakirakan Masih Diguyur Hujan

Finnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk...

Banjir Tangerang
Megapolitan

Daftar 6 Kecamatan Kabupaten Tangerang yang Terendam Banjir Hari Ini

finnews.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang...

Peringatan dini banjir Jakarta BPBD
Megapolitan

Waspada Air Kiriman! BPBD DKI Terbitkan Peringatan Dini Banjir untuk 33 Wilayah Jakarta Pagi Ini

Finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD mengeluarkan peringatan dini terkait...