Home News Agak Traumatik, Sebutan Ujian Nasional Bakal Diubah Jadi Tes Kompetensi Akademik
News

Agak Traumatik, Sebutan Ujian Nasional Bakal Diubah Jadi Tes Kompetensi Akademik

Bagikan
Kemendikdasmen bakal mengeluarkan kebijakan baru mengenai evaluasi hasil belajar untuk peserta didik. Foto: Antara
Bagikan

finnews.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bakal mengeluarkan kebijakan baru mengenai evaluasi hasil belajar untuk peserta didik. Sebelumnya, evaluasi hasil belajar ini telah mengalami berbagai transformasi sistem serta nama, mulai dari Ujian Penghabisan, Ebtanas, Ujian Nasional, hingga yang berlaku saat ini Asesmen Nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, pihaknya akan mengeluarkan evaluasi capaian hasil belajar siswa dengan sistem baru yang berbeda dari sebelumnya. Bahkan, kata ‘ujian’ yang tersematkan di nama-nama yang sebelumnya juga akan dihapuskan.

“Nanti tidak akan ada kata-kata ‘ujian’ lagi. Kata penggantinya apa, nanti tunggu sampai terbit (peraturan terbaru),” ungkap Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin 20 Januari 2025.

Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Kelembagaan Biyanto menjelaskan, alasan kata ‘ujian’ ini dihapuskan.

“Tidak ada istilah ‘ujian’ karena ujian itu agak traumatik, ya. Ada risiko lulus tidak lulus. Yang dipakai seperti tes kompetensi akademik,” sebut Biyanto, ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu 22 Januari 2025.

Sebagaimana yang diungkapkan pula oleh Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin, tes ini akan dilaksanakan pada November 2025 mendatang untuk kelas 12 SMA/MA/SMK/sederajat.

Hal ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan perguruan tinggi dalam seleksi penerimaan masuk calon mahasiswa baru.

“Itu bagian yang nanti akan dinegosiasikan dengan Kementerian Diktisaintek supaya bisa dipakai sebagai pertimbangan untuk anak-anak yang lulus SMA masuk ke perguruan tinggi,” tutur Biyanto.

(Ann)

Bagikan
Artikel Terkait
Eileen Wang, Wali Kota Arcadia di California, Amerika Serikat (AS), mengaku bersalah telah bertindak sebagai agen asing ilegal China.
InternasionalNews

Skandal Pengkhianatan Terbesar! Wali Kota Eileen Wang Terbongkar jadi Mata-mata China, AS Geger!

Finnews.id – Internasional  Publik Amerika Serikat kini tengah terhenyak oleh sebuah pengungkapan...

Tabir gelap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berskala internasional akhirnya tersingkap di jantung Jakarta Selatan.
NewsOtomotif

Gila! Gudang Rahasia Berisi 1.494 Motor Curian Digerebek, Ternyata Jadi Markas Ekspor Gelap Antar Benua!

Finnews.id – NEWS, Jakarta   Tabir gelap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berskala...

Larangan mengajar 2027 ditakutkan memicu krisis guru besar-besaran. Kebijakan ini terasa seperti "vonis mati" bagi karier guru honorer.
NasionalNews

Peringatan Keras! Larangan Mengajar Guru Honorer Berlaku 2027, DPRD Jatim Teriak

Finnews.id – Jakarta – Kabut tebal mulai membuat masa depan jutaan tenaga...

BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi Online (Judol) di Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).
NasionalNews

321 Pelaku Sindikat Judol Hayam Wuruk Tertangkap, Markas Bergeser

Finnews.id – Jakarta – BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi...