finnews.id – Pebalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia, mulai mengkhawatirkan kondisi fisiknya setelah mengalami insiden keras pada MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona. Meski sempat meraih podium setelah hukuman diberikan kepada rival-rivalnya, Bagnaia mengaku tubuhnya belum benar-benar dalam kondisi normal usai balapan penuh drama tersebut.
Insiden besar terjadi pada restart balapan ketika kecelakaan hebat melibatkan Johann Zarco dan Luca Marini memicu kekacauan di tikungan pertama. Bagnaia yang berada di sekitar area insiden ikut terdampak situasi tersebut dan mulai merasakan masalah fisik setelahnya.
Pebalap asal Italia itu bahkan sempat terlihat menggunakan kompres es di area lengan kirinya sebelum kembali turun menggunakan motor cadangan untuk menyelesaikan balapan. Dalam kondisi tidak nyaman, Bagnaia tetap memaksa finis demi mengamankan poin penting bagi Ducati.
“ Saya merasa kesakitan dan sedikit pusing,” ujar Bagnaia setelah balapan berlangsung.
Ia mengaku mulai kehilangan kenyamanan saat melakukan pengereman di lap-lap akhir. Sensasi aneh tersebut membuatnya kesulitan mengendalikan motor secara maksimal hingga garis finis.
Situasi itu ternyata belum sepenuhnya membaik ketika Ducati menjalani tes resmi MotoGP Catalunya sehari setelah balapan. Bagnaia tetap turun ke lintasan dan menyelesaikan 23 putaran sebelum hujan menghentikan aktivitas tes.
Namun setelah sesi selesai, juara dunia MotoGP itu mengungkapkan kekhawatiran baru terkait kondisi pergelangan tangannya.
“ Saya mungkin perlu memeriksa ulang pergelangan tangan saya ketika pulang ke rumah, karena rasanya seperti ada sesuatu yang tidak berada di posisi yang benar,” kata Bagnaia kepada Sky Italia.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan kekhawatiran baru di kubu Ducati. MotoGP musim 2026 memang mulai berubah menjadi mimpi buruk bagi pabrikan Italia itu karena banyak ridernya mengalami cedera dalam waktu berdekatan.
Sebelumnya, Alex Marquez mengalami cedera tulang selangka dan tulang belakang setelah kecelakaan besar usai menabrak motor KTM milik Pedro Acosta yang melambat di grid start pertama Catalunya.
Tak hanya itu, serpihan dari insiden tersebut juga mengenai tangan Fabio Di Giannantonio yang akhirnya absen dalam tes resmi Barcelona. Sementara sang juara bertahan, Marc Marquez, juga belum kembali karena masih menjalani pemulihan operasi bahu dan kaki.
Kondisi ini membuat Ducati berada dalam tekanan menjelang seri kandang mereka di Mugello pekan depan. Bagnaia diperkirakan akan menjalani fisioterapi intensif dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan cedera tersebut tidak berkembang menjadi masalah serius.
Jika kondisi pergelangan tangannya benar-benar bermasalah, Ducati tentu menghadapi ancaman besar dalam perebutan gelar musim ini. Mugello selama ini menjadi salah satu sirkuit terbaik bagi Bagnaia, sehingga kebugarannya akan menjadi perhatian utama sebelum balapan dimulai.
Penutup
Cedera yang dialami Pecco Bagnaia menambah panjang daftar masalah fisik para rider Ducati sepanjang MotoGP 2026. Meski masih mampu tampil kompetitif setelah crash horor di Catalunya, pengakuannya soal pergelangan tangan yang terasa “tidak berada di posisi yang benar” menjadi sinyal serius yang tidak bisa dianggap remeh. Ducati kini berharap kondisi Bagnaia dapat segera pulih sebelum tampil di hadapan publik sendiri pada MotoGP Italia di Mugello.
Referensi: