finnews.id – Pembalap LCR Honda, Johann Zarco, akhirnya menceritakan pengalaman mengerikan yang ia alami dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 di Barcelona. Rider asal Prancis itu mengaku masih trauma setelah mengalami kecelakaan brutal pada restart kedua balapan, insiden yang membuatnya berteriak kesakitan di gravel trap.
GP Catalunya memang berubah menjadi salah satu seri paling kacau musim ini. Balapan sempat dihentikan setelah tabrakan besar melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta. Setelah restart pertama dilakukan, kecelakaan besar kembali terjadi di tikungan pertama.
Kali ini, Zarco terlibat insiden bersama Luca Marini dan Pecco Bagnaia. Situasi menjadi sangat mengerikan ketika kaki Zarco terjepit di motor Ducati milik Bagnaia saat motor-motor tersebut terpental ke area gravel.
Zarco Tidak Lagi Fokus saat Restart
Dalam wawancara dengan media Prancis L’Equipe, Zarco mengakui dirinya sebenarnya sudah tidak berada dalam kondisi mental terbaik sebelum restart kedua dimulai.
Ia mengatakan bahwa insiden sebelumnya yang melibatkan Alex Marquez, ditambah memar parah di bagian kaki, membuat fokusnya benar-benar hilang.
“Saya sudah tidak berada dalam kondisi yang tepat saat kembali ke grid,” ungkap Zarco.
Pembalap LCR Honda itu bahkan mengaku menyesal tetap memutuskan melanjutkan balapan.
“Saya marah pada diri sendiri karena mengambil start kedua,” katanya.
Menurut Zarco, kaki kirinya sudah berubah ungu akibat benturan sebelumnya. Tim sempat mencoba meredakan rasa sakit menggunakan es, namun kondisi mentalnya sudah terlanjur terganggu.
Ia merasa seharusnya mengambil keputusan untuk mundur dari balapan sebelum restart dilakukan.
Momen Mengerikan saat Kaki Terjepit
Zarco kemudian menjelaskan bagaimana kecelakaan itu terjadi di tikungan pertama. Ia mengaku tersedot ke arah motor Luca Marini dan tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar.
Akibatnya, motor-motor saling bertabrakan dan tubuh Zarco ikut terpental bersama motor Marini.
Situasi paling mengerikan terjadi ketika kaki kirinya terjebak di antara roda, jok, dan knalpot motor Ducati milik Bagnaia.
“Saya terjebak di gravel trap sambil berteriak kesakitan,” ujar Zarco.
Ia juga mengatakan bagian kakinya mulai terasa terbakar, sementara orang-orang yang datang menolong takut menyentuh tubuhnya karena khawatir memperparah cedera.
Dalam kondisi panik dan kesakitan, Zarco akhirnya mencoba menarik sendiri kakinya sebelum tim medis datang membantu proses evakuasi.