finnews.id – Manchester City menjaga tekanan kepada Arsenal dalam persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 setelah menang meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace. Kemenangan di Etihad Stadium membuat pasukan Pep Guardiola kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal dengan dua pertandingan tersisa.
City tampil dominan sejak awal laga dan tidak memberi banyak ruang bagi Crystal Palace untuk mengembangkan permainan. Permainan cepat dan penguasaan bola efektif membuat tuan rumah mampu mengontrol jalannya pertandingan hampir sepanjang 90 menit.
Phil Foden Jadi Pembeda
Salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini datang dari Phil Foden. Gelandang timnas Inggris tersebut tampil impresif dengan mencatat dua assist penting yang membantu Manchester City membuka jalan menuju kemenangan.
Foden yang menjalani starter pertamanya di liga sejak Maret langsung menunjukkan kualitasnya sebagai motor serangan City. Kreativitas dan visi bermainnya membuat lini pertahanan Crystal Palace kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain-pemain City.
Dukungan suporter City semakin terasa ketika Foden ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan. Ia mendapat tepuk tangan meriah setelah performa dominannya membantu tim menjaga peluang juara tetap hidup.
Manchester City Tampil Efektif
City membuka keunggulan lewat penyelesaian Antoine Semenyo sebelum Omar Marmoush menggandakan skor. Dominasi tuan rumah akhirnya disempurnakan oleh gol Savinho pada menit ke-84.
Gol ketiga itu lahir dari kombinasi apik Savinho dan Rayan Cherki. Cherki yang baru masuk sebagai pemain pengganti langsung memberi dampak melalui aksi dribel dan umpan terukurnya.
Selain memastikan kemenangan, tambahan gol Savinho juga memberi keuntungan penting bagi Manchester City dalam selisih gol. Pada fase akhir musim seperti sekarang, produktivitas gol bisa menjadi faktor penentu dalam perebutan gelar.
Crystal Palace Tampil Mengecewakan
Di sisi lain, Crystal Palace tampil jauh dari harapan. Tim asuhan Oliver Glasner kesulitan keluar dari tekanan dan jarang menciptakan peluang berbahaya.
Kekalahan ini membuat Palace kini tanpa kemenangan dalam lima pertandingan liga terakhir. Penampilan pasif mereka bahkan mendapat kritik dari sejumlah pengamat dan pendukung yang menilai Palace terlalu membiarkan City menguasai permainan.
Beberapa pemain Palace juga tampak kehilangan konsentrasi ketika menguasai bola, sehingga serangan balik cepat Manchester City terus mengancam sepanjang pertandingan.