finnews.id – Marc Marquez akhirnya memberikan kabar terbaru setelah menjalani operasi ganda menyusul kecelakaan hebat yang dialaminya pada MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Juara dunia bertahan itu harus naik meja operasi untuk memulihkan cedera kaki kanan sekaligus masalah serius pada bahunya yang sudah mengganggu sejak musim lalu.
Pembalap Ducati tersebut mengalami highside keras saat sprint race MotoGP Prancis. Insiden terjadi di tikungan terakhir kedua ketika Marquez sedang berada di posisi ketujuh. Crash itu langsung membuatnya tersingkir dari sisa akhir pekan balapan di Le Mans dan memaksanya absen dari MotoGP Catalunya.
Beberapa jam setelah operasi selesai dilakukan, Marc Marquez akhirnya buka suara melalui media sosial pribadinya. Ia mengaku bersyukur atas dukungan besar yang diterimanya dari penggemar dan juga tim medis yang menangani kondisinya.
“Aku benar-benar berterima kasih atas semua pesan dukungan yang diberikan kepada saya. Terima kasih khusus untuk tim medis atas pekerjaan luar biasa mereka,” tulis Marquez.
Cedera Lama Marc Marquez Ternyata Belum Sembuh Total
Kecelakaan di Le Mans ternyata bukan satu-satunya masalah fisik yang dihadapi rider asal Spanyol tersebut. Sebelum crash terjadi, Marc Marquez sudah lebih dulu berencana menjalani operasi bahu kanan yang sebenarnya dijadwalkan setelah MotoGP Catalunya.
Cedera bahu itu berasal dari insiden tabrakan yang dialaminya pada MotoGP Indonesia musim lalu. Saat itu, bagian logam di lengannya dilaporkan mengalami kerusakan dan mulai menyentuh saraf radial.
Masalah tersebut ternyata memberi dampak besar terhadap performa Marquez sepanjang awal musim MotoGP 2026. Ia beberapa kali mengeluhkan inkonsistensi saat balapan dan merasa kehilangan kontrol penuh terhadap motornya.
Setelah mengalami crash di MotoGP Spanyol beberapa pekan lalu, Marquez menjalani pemeriksaan lanjutan. Hasilnya menunjukkan bahwa gangguan saraf di lengannya memang menjadi penyebab utama performanya terus menurun.
Marc Marquez Akui Sudah Menahan Sakit Sejak Awal Musim
Sebelum operasi dilakukan, Marc Marquez sempat mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sudah sadar tidak berada dalam kondisi ideal untuk mempertahankan gelar juara dunia musim ini.
Ia memilih memendam rasa sakit dan terus memaksakan diri tampil kompetitif di lintasan. Namun kondisi fisiknya ternyata semakin sulit dikendalikan.
“Saya sebenarnya sudah mengatakan kalau saya belum siap bertarung untuk kejuaraan dunia,” ujar Marquez.
“Saya tahu kondisi saya, tetapi saya tidak ingin mengeluh di depan mikrofon. Saya mencoba bekerja keras di garasi dan meyakinkan diri sendiri.”
“Tetapi ketika Anda punya masalah fisik, maka itu tetap masalah fisik dan tidak bisa dipaksakan.”
Marquez juga menjelaskan bahwa gangguan pada saraf lengannya membuat tubuhnya tidak selalu merespons sesuai keinginannya saat mengendarai motor MotoGP.
“Kadang saya masih bisa sangat cepat, tetapi saya juga bisa melakukan kesalahan bodoh tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saat saraf terganggu, lengan tidak melakukan apa yang kita inginkan,” katanya.