Home Sport Alex Marquez Sebut Crash di Le Mans sebagai Kesalahan Bodoh
Sport

Alex Marquez Sebut Crash di Le Mans sebagai Kesalahan Bodoh

Bagikan
Alex Marquez, Image: @alexmarquez73 / Instagram
Bagikan

finnews.id – Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, mengaku melakukan “kesalahan bodoh” setelah gagal finis pada balapan MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Balapan yang diharapkan menjadi momentum lanjutan usai kemenangan di Jerez justru berubah menjadi akhir pekan yang sulit bagi rider asal Spanyol tersebut.

Alex datang ke Le Mans dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan penting pada seri sebelumnya di Jerez. Namun sejak sesi latihan bebas dimulai, performanya terlihat tidak maksimal dan ia kesulitan bersaing dengan para pembalap terdepan.

Pada sprint race, Alex hanya mampu finis di posisi kedelapan. Situasi tidak banyak berubah saat balapan utama digelar. Ia tidak pernah benar-benar masuk dalam perebutan podium sebelum akhirnya terjatuh dan gagal melanjutkan lomba.

Alex Marquez Jelaskan Penyebab Crash

Alex Marquez mengatakan kecelakaan itu bermula dari kekhawatirannya terhadap temperatur ban depan yang belum ideal saat memasuki area tikungan awal.

Menurutnya, ia terlalu berhati-hati ketika melewati Tikungan 3 di chicane Dunlop. Setelah itu, motornya kehilangan grip ketika ia mulai membuka gas di Tikungan 4.

“Saya mungkin sedikit terlalu lambat di Tikungan 3 karena khawatir ban depan masih dingin,” ujar Alex Marquez.

“Lalu saya membuka gas sedikit lebih besar di Tikungan 4 dan kehilangan bagian depan motor saat wheelie. Itu kesalahan bodoh dari saya.”

Meski mengalami benturan di bagian kepala, Alex memastikan dirinya tidak mengalami cedera serius. Ia juga merasa beruntung karena bisa segera kembali balapan pada seri berikutnya di Barcelona.

Le Mans Jadi Akhir Pekan Sulit bagi Ducati

Kegagalan Alex Marquez turut melengkapi akhir pekan yang kurang ideal bagi Ducati di Le Mans. Untuk pertama kalinya musim ini, pabrikan Italia tersebut gagal menempatkan pembalapnya di podium utama.

Sebaliknya, Aprilia justru tampil dominan dengan menyapu posisi tiga besar. Hasil itu menjadi pencapaian bersejarah bagi tim asal Noale tersebut di MotoGP.

Meski begitu, Alex menilai dominasi Aprilia kali ini tidak sebesar yang terlihat pada awal musim 2026. Ia merasa Ducati sebenarnya masih cukup kompetitif sepanjang balapan.

Menurut Alex, Francesco Bagnaia sebenarnya memiliki peluang finis podium. Selain Bagnaia, Fabio Di Giannantonio juga dinilai tampil cepat pada fase akhir lomba.

“Saya pikir Pecco sebenarnya bisa naik podium hari ini. Fabio Di Giannantonio juga tampil cepat pada akhir balapan,” kata Alex.

“Hari ini semuanya ditentukan oleh detail-detail kecil di lintasan,” lanjutnya.

Bagikan
Artikel Terkait
Sport

Sempat Ingin Tinggalkan Aprilia, Jorge Martin Kini Malah Buru Gelar Dunia

finnews.id – Jorge Martin akhirnya menikmati akhir pekan sempurna bersama Aprilia di...