Home ragam Bagnaia Soroti Motor Ducati yang Makin Sulit Dikendalikan
ragam

Bagnaia Soroti Motor Ducati yang Makin Sulit Dikendalikan

Bagikan
Bagnaia, Image: @pecco63 / Instagram
Bagikan

finnews.id – Pembalap pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap performa motor Ducati musim ini jelang balapan MotoGP Prancis 2026 di Circuit de la Sarthe. Juara dunia MotoGP itu menyebut Desmosedici terbaru kini jauh lebih sulit dikendalikan dibanding karakter Ducati pada musim-musim sebelumnya.

Ducati datang ke Le Mans dengan situasi yang tidak biasa. Setelah mendominasi MotoGP dalam beberapa musim terakhir, tim asal Italia tersebut justru baru mengamankan tiga kemenangan dari delapan seri awal musim 2026. Dua kemenangan bahkan hanya datang dari sprint race, sementara performa di balapan utama masih belum konsisten.

Dalam wawancaranya, Bagnaia mengaku Ducati sedang berada dalam fase yang rumit. Ia merasa motor GP25 memiliki karakter yang terlalu agresif terutama saat pengereman keras, sesuatu yang sebelumnya menjadi salah satu kekuatan utama Ducati.

“Kami memiliki motor yang sangat gugup saat pengereman. Anda bisa melihatnya saat saya terjatuh di Jerez,” ujar Bagnaia.

Menurutnya, Ducati kini menuntut presisi yang jauh lebih tinggi dari pembalap. Sedikit kesalahan saja bisa membuat motor bergerak liar ketika masuk tikungan. Kondisi tersebut membuat gaya balap agresif khas Ducati menjadi sulit diterapkan.

Ducati Kehilangan Salah Satu Keunggulan Utama

Selama beberapa musim terakhir, Ducati dikenal sebagai motor dengan kemampuan late braking terbaik di grid MotoGP. Motor mereka mampu tetap stabil meski pembalap melakukan pengereman sangat dalam sebelum tikungan.

Namun musim ini, Bagnaia merasa karakter tersebut mulai hilang.

Ia menjelaskan bahwa motor Ducati sekarang tidak lagi memungkinkan pembalap melakukan pengereman keras sambil tetap menjaga kestabilan saat memasuki tikungan. Perubahan karakter itu membuat dirinya kesulitan menemukan ritme balap terbaik.

Situasi tersebut semakin terasa aneh bagi Bagnaia karena secara feeling ia justru merasa lebih nyaman dengan bagian depan motor dibanding musim lalu. Akan tetapi, rasa nyaman itu belum mampu diterjemahkan menjadi performa kompetitif di lintasan.

Hingga seri kedelapan musim ini, Bagnaia masih tercecer di posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP 2026. Hasil itu jelas jauh dari ekspektasi Ducati maupun para penggemar.

Bagikan
Artikel Terkait
ragam

Manfaat Investasi Emas bagi Pemula yang Ingin Mulai dari Nol

finnews.id – Investasi emas masih menjadi salah satu pilihan favorit bagi banyak...

Cara Masak Ikan Kaleng
ragam

Cara Masak Ikan Kaleng biar Gak Hancur dan Tahan Lama

finnews.id – Ikan kaleng sering jadi solusi cepat untuk menu harian karena...

rumah minimalis 2 lantai
ragam

Inspirasi Rumah Minimalis 2 Lantai untuk Hook dan Sudut Jalan

finnews.id – Rumah hook atau rumah di sudut jalan sering dianggap memiliki...

ragam

Valverde Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Insiden dengan Tchouameni

finnews.id – Ruang ganti Real Madrid mendadak menjadi sorotan dunia sepak bola setelah...