Alex Marquez Justru Mampu Tampil Kompetitif
Menariknya, masalah Ducati tidak sepenuhnya dirasakan semua pembalap. Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, justru mampu tampil kompetitif dan meraih kemenangan di Jerez.
Hal tersebut membuat Bagnaia semakin penasaran dengan penyebab utama masalah yang ia alami. Menurutnya, Alex Marquez berhasil menemukan cara untuk memaksimalkan potensi motor Ducati di tengah situasi sulit saat ini.
Meski demikian, Bagnaia tetap percaya Ducati memiliki potensi besar untuk kembali ke barisan depan. Ia menilai tim hanya perlu menemukan keseimbangan yang tepat agar motor kembali kompetitif di semua kondisi lintasan.
Ducati Siapkan Aerodinamika Baru
Harapan Ducati untuk bangkit mungkin datang dari pengembangan aerodinamika baru yang sempat diuji dalam tes Jerez. Komponen anyar tersebut dikabarkan memberikan respons positif dan bisa membantu memperbaiki stabilitas motor.
Namun Ducati tampaknya masih berhati-hati untuk langsung menggunakannya di Le Mans. Bagnaia mengatakan jumlah unit aero baru masih sangat terbatas sehingga tim tidak ingin mengambil risiko merusaknya, terutama jika cuaca berubah-ubah.
Le Mans sendiri dikenal sebagai salah satu sirkuit dengan cuaca paling sulit diprediksi dalam kalender MotoGP. Hujan dapat turun sewaktu-waktu dan membuat kondisi lintasan berubah drastis hanya dalam hitungan menit.
Karena itu, Ducati kemungkinan akan menunggu hingga seri berikutnya di Barcelona untuk memaksimalkan penggunaan paket aerodinamika terbaru tersebut.
Le Mans Bisa Jadi Penentu Kebangkitan Ducati
Balapan di Le Mans dipandang penting bagi Ducati untuk membuktikan bahwa mereka masih menjadi kekuatan utama MotoGP. Tekanan kini tidak hanya datang dari rival seperti Honda dan Aprilia, tetapi juga dari ekspektasi besar publik terhadap tim yang dalam beberapa tahun terakhir sangat dominan.
Kehadiran Marc Marquez di tim pabrikan Ducati juga belum memberikan hasil maksimal. Hingga kini, duet Marquez dan Bagnaia masih belum mampu membawa Ducati meraih podium grand prix musim ini.
Jika performa Ducati kembali mengecewakan di Le Mans, tekanan terhadap tim asal Bologna itu dipastikan akan semakin besar. Sebaliknya, hasil positif bisa menjadi titik balik penting sebelum MotoGP memasuki paruh tengah musim.