finnews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, akhirnya memberikan penjelasan terkait pembiayaan gaji puluhan ribu manajer dalam program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
“Skemanya kita akan alokasinya di beberapa kementerian lembaga yang terkait. Gini, itu kan Kopdes Merah Putih kan setahunnya dijatahkan beberapa, itu belum terbentuk semua kan. Di situ masih ada lebih uang yang bisa dipakai ke situ untuk sementara. Itu hanya dua tahun ke depan,” ungkap Purbaya.
Ia menegaskan, bahwa skema pendanaan tersebut sebenarnya sudah disiapkan dan bahkan telah mendapat persetujuann.
Alih-alih berasal dari tambahan anggaran baru, dana untuk membayar sekitar 30 ribu manajer tersebut diambil dari sisa alokasi program yang belum sepenuhnya digunakan.
“Di situ masih ada lebih uang yang bisa dipakai ke situ untuk sementara. Itu hanya dua tahun ke depan. Jadi uangnya ada.Jadi bukan nambah anggaranya, tapi memang belum semua terbentuk sehingga masih ada sisa,” ucapnya.
Hal ini terjadi karena target pembentukan koperasi setiap tahunnya belum tercapai secara maksimal, sehingga masih terdapat anggaran mengendap yang dapat dimanfaatkan sementara.
Menurut Purbaya, pemanfaatan dana sisa ini hanya bersifat sementara dan direncanakan berlaku dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Dana tersebut akan didistribusikan melalui sejumlah kementerian dan lembaga terkait tanpa menambah beban anggaran negara.
Di sisi lain, ia juga menyinggung kurang optimalnya pelaporan internal yang membuat dirinya tidak segera mengetahui perkembangan terkait program ini.
Kondisi tersebut sempat disampaikan dengan nada kritik, terhadap koordinasi di internal kementeriannya.
Terkait status kepegawaian, pemerintah masih belum memberikan kepastian apakah para manajer Kopdes Merah Putih akan berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau nantinya dikelola kementerian terkait koperasi.
Sementara itu, pemerintah telah membuka rekrutmen besar-besaran untuk program ini.
Selain 30 ribu posisi manajer koperasi desa, juga tersedia ribuan lowongan untuk tenaga kerja di program Kampung Nelayan Merah Putih.