Home Politik Gaji Menteri Bakal Dipotong 25 Persen, Begini Kata Menkeu Purbaya dan Menko Airlangga Hartarto
Politik

Gaji Menteri Bakal Dipotong 25 Persen, Begini Kata Menkeu Purbaya dan Menko Airlangga Hartarto

Bagikan
Geger! Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Gak Naik Sampai Akhir 2026, Cek Faktanya!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konferensi pers, Senin, 6 April 2026. - Nungki Kartika Sari -
Bagikan

finnews.id – Wacana pemotongan gaji menteri hingga 25 persen yang belakangan ramai dibicarakan dipastikan belum masuk dalam pembahasan resmi pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada diskusi terkait kebijakan tersebut, baik mengenai gaji maupun tunjangan para menteri.

“Belum pernah kita bahas,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia menyebut wacana tersebut memang sempat muncul, namun belum menjadi agenda resmi pemerintah. Airlangga juga meminta agar pihak yang pertama kali mengusulkan ide tersebut yang memberikan penjelasan lebih lanjut.

Menkeu: Keputusan Ada di Presiden

Senada dengan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memastikan bahwa rencana pemotongan gaji menteri masih belum dibahas secara resmi.

“Belum, belum,” katanya.

Purbaya menegaskan, keputusan terkait kebijakan tersebut sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

“Dari Pak Presiden nanti, bukan dari saya,” ujarnya.

Meski belum dibahas, wacana pemotongan gaji menteri mencuat seiring upaya pemerintah melakukan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya sebelumnya menyebut kemungkinan pemotongan gaji menteri bisa mencapai sekitar 25 persen. Ia juga menyatakan tidak keberatan jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.

“Kalau menteri sih nggak apa-apa, nanti kita lihat kebijakan Presiden seperti apa,” katanya.

Selain wacana pemotongan gaji pejabat, pemerintah juga tengah menyiapkan langkah efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Kementerian Keuangan berencana memangkas program-program yang dinilai kurang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama di tengah ketidakpastian global akibat ketegangan geopolitik.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas fiskal sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara.

Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait pemotongan gaji menteri. Pemerintah masih fokus pada evaluasi belanja negara, sementara kebijakan strategis akan ditentukan langsung oleh Presiden.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Politik

JK Usulkan Pengurangan Subsidi BBM, DPR Beri Respon Begini

finnews.id – Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menyatakan penolakan tegas...

Draf Perpres TNI tangani terorisme
Politik

DPR Tanggapi Draf Perpres Terorisme: TNI Jadi Pelengkap, Bukan Pengganti Penegak Hukum

Finnews.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menanggapi munculnya...

Pandji Pragiwaksono
Politik

Mens Rea Pandji Pragiwaksono Jadi Sorotan, Mahfud MD Tegaskan Tak Bisa Dipidana

finnews.id – Spesial show Mens Rea karya komika Pandji Pragiwaksono terus menjadi...

Muhaimin Iskandar tanggapi candaan Prabowo
Politik

Prabowo Sebut PKB Harus Diawasi Terus, Muhaimin: Itu Hanya Candaan Biasa

Finnews.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menanggapi santai...