finnews.id – Band rock independen Indonesia, The Brandals, kembali memperkenalkan karya single terbarunya bertajuk Di Pinggir Marjin.
Berdasarkan informasi yang finews.id dapat, single ini resmi dirilis pada tanggal 28 Februari 2026.
Lagu ini menjadi bagian lanjutan dari rangkaian materi menuju album terbaru mereka, yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.
Setelah sebelumnya menghadirkan single Jari Kasar dan Hukum Rimba, rilisan terbaru ini menunjukkan pendekatan musikal yang sedikit berbeda.
Dalam lagu ini, The Brandals mengeksplorasi nuansa balada dengan tempo yang lebih lambat, tanpa meninggalkan karakter kritis yang selama ini melekat pada identitas mereka.
Secara tematik, Di Pinggir Marjin tetap mengangkat realitas kehidupan kelas pekerja, khususnya masyarakat urban yang berada di posisi terpinggirkan.
Liriknya mencerminkan berbagai emosi, mulai dari keresahan hingga harapan yang muncul akibat tekanan sosial dan situasi yang tidak menentu.
Meski dibalut dengan aransemen yang lebih melankolis, band ini menegaskan bahwa perubahan pendekatan musikal tersebut bukan berarti melemahkan sikap mereka.
Sebaliknya, pesan keberpihakan terhadap rakyat serta semangat kritik sosial tetap menjadi inti dari karya yang mereka hadirkan.
Dalam proses produksinya, The Brandals bekerja sama dengan Jonathan Mono yang juga dikenal sebagai vokalis band We Are Neurotic, bersama Jonathan Pardede sebagai produser.
Proses rekaman dilakukan sebelum bergabungnya drummer baru mereka, sehingga posisi drum diisi oleh Karel William.
Keputusan untuk merilis lagu dengan nuansa balada juga mencerminkan kebebasan kreatif, yang kini dirasakan oleh band.
Mereka mengaku telah berada di fase bermusik tanpa tekanan ekspektasi eksternal, sehingga lebih leluasa mengeksplorasi berbagai bentuk ekspresi.
Single Di Pinggir Marjin sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming digital, sekaligus menjadi gambaran awal dari arah musikal terbaru The Brandals yang akan datang.