finnews.id – Dunia ini penuh dengan hal-hal yang aneh, hebat, dan tak terduga—bahkan hal-hal yang kita lihat atau lakukan sehari-hari bisa menyimpan rahasia yang mengejutkan.
Tanpa kita sadari, ada banyak fakta unik yang tidak hanya menarik untuk dibaca, tapi juga bisa membuat kita melihat dunia dengan cara yang berbeda.
Kekerasan seksual nyatanya telah berlangsung lama dan korbannya tidak hanya perempuan. Ada pula kaum pria yang mengalami tragedi kelam semacam itu.
Berikut ini adalah sebuah fakta unik yang dialami seorang pria di Brasil, bernama Pata Seca pada masa perbudakan yang alami kekerasan seksual semasa dirinya menjadi Budak.
Sebagai budak, ia dipaksa untuk terus menghasilkan keturunan demi menciptakan tenaga kerja yang kuat seperti dirinya. Namun, semangat Pata Seca tak pernah luntur. Setelah perbudakan dihapuskan di Brasil pada 1888, ia akhirnya hidup sebagai pria bebas dan menjadi sosok pemimpin yang membantu sesamanya melarikan diri menuju kemerdekaan.
Dalam masa kebebasannya, ia menikah dengan Palmira dan dikaruniai 9 anak atas dasar cinta. Sayangnya, sebuah kecelakaan kecil saat menginjak paku menyebabkan infeksi tetanus yang merenggut nyawanya. la meninggal pada usia yang luar biasa, yakni 130 tahun.
Hingga kini, setiap tanggal 13 Juni, keturunannya berkumpul untuk menghormati warisannya. Kisah Pata Seca bukan sekadar angka, melainkan simbol ketahanan dan harapan manusia di tengah masa paling kelam dalam sejarah.