finnews.id – Ready or Not 2 Tayang Lebih Awal – Dapat Disaksikan Bulan Maret 2026!
Para penggemar film horor komedi Ready or Not (2019) punya kabar gembira! Distributor Searchlight Pictures resmi mengumumkan bahwa sekuel yang dinanti-nanti, Ready or Not 2: Here I Come, akan tayang lebih awal dari jadwal semula. Awalnya direncanakan keluar pada 10 April 2026, kini film ini akan menghiasi layar lebar mulai 27 Maret 2026 di Amerika Serikat – dan kemungkinan besar juga di Indonesia pada tanggal yang sama atau tidak jauh berbeda.
Alasan Tayang Lebih Awal: Sasar Liburan Sekolah
Perubahan jadwal ini bukan tanpa alasan. Menurut laporan Variety, tanggal 27 Maret 2026 bertepatan dengan masa liburan sekolah di Amerika, di mana sekitar 38 persen siswa dan 37 persen mahasiswa sedang cuti. Distributor berharap pergeseran ini akan menarik lebih banyak penonton muda, yang merupakan salah satu pasar target utama film horor dengan nuansa komedi seperti Ready or Not.
Meskipun akan bersaing dengan film blockbuster Project Hail Mary (dibintangi Ryan Gosling) yang juga tayang pada hari yang sama, Searchlight tampaknya penuh percaya diri dengan kualitas Ready or Not 2. Film pertama sukses besar secara komersial, meraih pendapatan domestik sebesar US$28 juta dari anggaran hanya US$6 juta – menjadikannya rilisan terbesar Searchlight pada tahun 2019.
Sebelum Tayang Luas, Perdana di Festival SXSW
Sebelum dirilis secara luas di bioskop, Ready or Not 2 akan menggelar pemutaran perdana di Festival South by Southwest (SXSW) di Austin, Texas, antara tanggal 12 hingga 18 Maret 2026. Ini menjadi kesempatan bagi penonton awal untuk menyaksikan film tersebut dan memberikan tanggapan sebelum rilis umum.
Sinopsis dan Pemeran Utama
Sekuel ini mengambil latar waktu tepat setelah peristiwa film pertama. Grace (Samara Weaving), satu-satunya penyintas ritual pembunuhan keluarga suaminya, mengetahui bahwa kemenangannya membawakan harga: kini dia menjadi sasaran keluarga kaya dan berpengaruh di dunia yang harus membunuhnya dalam permainan baru – atau risiko kehilangan kekuasaan dan kekayaan mereka.