finnews.id – Xiaomi memperkenalkan SU7 sebagai mobil listrik berkelas menengah-atas yang menggabungkan teknologi tinggi, performa kuat, jangkauan baterai jauh, dan sistem pengisian cepat. Peluncuran pertamanya dilakukan di China pada Maret 2024, diikuti dengan penjualan yang cukup tinggi meskipun kapasitas produksi masih menantang permintaan pasar.
Xiaomi SU7 hadir dalam beberapa varian untuk memenuhi kebutuhan berbeda:
- Standard — model dasar dengan konfigurasi motor tunggal.
- Pro — versi menengah dengan performa dan jangkauan lebih besar.
- Max — varian performa tinggi dengan motor ganda.
Sedan listrik Xiaomi SU7 versi terbaru sukses menuntaskan uji ketahanan selama 24 jam dengan jarak tempuh mencapai 4.264 km, melampaui rekor Xpeng P7 sebelumnya.
Dilaporkan Carnewschina pada Senin, mobil SU7 ini melaju dengan kecepatan 240 km/jam dan hanya berhenti sebentar untuk mengisi daya baterai.
Sebagai perbandingan, Xpeng P7 generasi kedua sebelumnya menempuh jarak 3.961 km dalam uji serupa pada 2025, sedangkan crossover Xiaomi YU7 menempuh 3.944 km dan menjadi runner-up.
Xiaomi SU7 Max terbaru mengusung sistem tegangan tinggi 897V dengan baterai NMC ternary 101,7 kWh, memungkinkan pengisian daya super cepat 5,2C dengan daya puncak hingga 530 kW.
SU7 adalah sedan berukuran besar dengan desain modern, aerodinamis, dan ruang kabin luas — cocok untuk keluarga atau profesional yang mengutamakan kenyamanan dan teknologi.
SU7 bukan hanya soal kekuatan dan baterai — ia juga dilengkapi fitur teknologi canggih:
Sistem infotainment canggih, integrasi ekosistem Xiaomi, dan asisten suara.
Fitur keselamatan & bantuan pengemudi seperti adaptive cruise control dan sensor canggih.
Opsi HUD besar, sistem audio premium, serta interior modern yang mendukung kenyamanan tinggi.
Mobil ini ditenagai motor listrik V6s Plus buatan Xiaomi dengan putaran hingga 22.000 RPM dan daya puncak 288 kW atau setara 386 hp, sehingga total output sistem mencapai 508 kW atau 681 hp dengan kecepatan tertinggi 265 km/jam.