Home News Kasus Keracunan Program MBG Turun Drastis! Gandeng IDSurvey Sertifikasi 3.000 Dapur
News

Kasus Keracunan Program MBG Turun Drastis! Gandeng IDSurvey Sertifikasi 3.000 Dapur

Bagikan
Program Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan penurunan signifikan kasus insiden dalam program MBG setelah mencapai puncak pada Oktober. BGN bekerja sama dengan IDSurvey untuk sertifikasi keamanan pangan 3.000 SPPG demi menjamin kualitas dan keamanan program.Foto:ANT
Bagikan

BGN Laporkan Penurunan Kasus Insiden MBG kepada Presiden

Finnews.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa jumlah insiden dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menunjukkan tren penurunan yang signifikan setelah sempat mencapai puncaknya pada Oktober. BGN menargetkan tidak ada lagi insiden, termasuk keracunan makanan, yang dialami oleh siswa penerima manfaat pada tahun mendatang.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Desember 2025, Dadan merinci data kasus. Total insiden tercatat sebanyak 67 kasus pada September, kemudian melonjak menjadi 85 kasus pada Oktober.

Memasuki November, jumlah kejadian turun tajam menjadi 40 kasus. Sementara itu, hingga 15 hari pertama di bulan Desember, hanya tercatat empat insiden.

“Alhamdulillah, sudah jauh menurun. Kita usahakan agar tahun depan tidak ada lagi kejadian,” ujar Dadan optimis.

Sertifikasi Keamanan Pangan SPPG Melalui IDSurvey

Upaya BGN untuk meniadakan insiden serupa pada tahun 2026 difokuskan pada peningkatan jaminan kualitas dan keamanan pangan. Langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan sertifikasi keamanan pangan terhadap sekitar 3.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Proses sertifikasi ini dijalankan melalui kerja sama dengan IDSurvey sebagai lembaga yang berwenang. Melalui proses ini, Dadan menyebutkan bahwa SPPG akan diklasifikasikan ke dalam kategori Unggul, Sangat Baik, dan Baik.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG secara menyeluruh dan mencegah terulangnya insiden di masa mendatang.

“Mudah-mudahan dengan sertifikasi ini tidak ada lagi kejadian yang akan dialami untuk program MBG pada 2026,” tambah Dadan.

Ciptakan Lapangan Kerja dan Serapan Anggaran Capai 81 Persen

Dalam kesempatan yang sama, Dadan turut melaporkan dampak positif program MBG terhadap penciptaan lapangan kerja. Dapur umum program MBG telah membuka peluang pekerjaan bagi 741.985 orang.

Tercatat, sebanyak 17.555 dapur MBG telah beroperasi di 38 provinsi, melayani sekitar 50,39 juta pelajar.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Arus Mudik H-5 Lebaran 2026, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Mulai Meningkat

finnews. ID– Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat...

News

Arus Mudik H-3 Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo Ruas Bawen Masih Lengang, Kendaraan Melintas Lancar

finnews.id – Arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Semarang–Solo, khususnya wilayah...

News

Setia Untung Arimuladi: Integritas Jaksa Dimulai dari Rumah, Bukan Hanya dari Sistem Pengawasan

finnews,id – Pembahasan mengenai integritas aparat penegak hukum selama ini umumnya berfokus...

News

Bareskrim Polri Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026

finnews.id – Aparat dari Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap kasus peredaran 14...