Home Sports Liverpool Kepayahan, Pundit Sorot Performa van Dijk
Sports

Liverpool Kepayahan, Pundit Sorot Performa van Dijk

Bagikan
ujar Van Dijk
Van Dijk, Image: @liverpoolfc / Instagram
Bagikan

finnews.id – Performa Liverpool kembali menjadi sorotan setelah hasil imbang 1-1 melawan Sunderland.

Phil McNulty, chief football writer di BBC, menyoroti penampilan Virgil van Dijk yang mulai berbeda dari standar tinggi yang biasanya ditunjukkan bek asal Belanda ini.

Meski tidak bermaksud menjatuhkan, McNulty mempertanyakan apakah Van Dijk masih mampu memimpin lini pertahanan Liverpool seperti sebelumnya.

Penurunan Performa Virgil van Dijk

Van Dijk dikenal sebagai salah satu bek terbaik dunia sejak bergabung dengan Liverpool dari Southampton pada 2018.

Namun, musim ini menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.

McNulty mencatat bahwa Van Dijk kadang tampak lamban dalam mengambil keputusan, seperti saat memberikan penalti akibat handball panik melawan PSV Eindhoven di Liga Champions.

Kesalahan seperti ini jarang terlihat dari bek yang dikenal imperious.

Kritik ini diperkuat mantan kapten Inggris, Steph Houghton, yang menilai Van Dijk “memberikan bola dan kemudian mundur, meninggalkan situasi tanpa keputusan yang jelas.”

Jamie Redknapp menambahkan bahwa Van Dijk musim lalu hampir tidak pernah membuat kesalahan, sementara saat ini ia terlihat ragu dan second-guessing dirinya sendiri.

Faktor Pendukung Penurunan

Penurunan Van Dijk juga dipengaruhi oleh kondisi lini pertahanan Liverpool secara keseluruhan.

Rekan setimnya, Ibrahima Konaté, mengalami penurunan performa, dan Milos Kerkez belum menyesuaikan diri di posisi bek kiri.

Kombinasi ini membuat Van Dijk harus bekerja lebih keras, namun beberapa kesalahan individu tetap terlihat jelas di lapangan.

Statistik juga menunjukkan performa Van Dijk menurun: recovery per game, intersep, dan tackle berada di level terendah sejak ia bergabung dengan Liverpool.

Kepemimpinannya yang biasanya menjadi tulang punggung pertahanan kini kurang terlihat, dan Liverpool tampak lamban serta kehilangan ide ketika menghadapi tekanan lawan.

Dampak Terhadap Tim

Hasil imbang melawan Sunderland mencerminkan kesulitan Liverpool dalam mempertahankan performa konsisten.

Meskipun Mohamed Salah dan Alexander Isak memiliki potensi untuk memecah kebuntuan, lini tengah dan pertahanan yang kurang solid membuat tim kesulitan mengendalikan permainan.

McNulty menekankan bahwa performa buruk Van Dijk bukan satu-satunya masalah, namun menjadi simbol dari kesulitan tim secara keseluruhan.

Laga ini juga menunjukkan bahwa Liverpool sering bergantung pada momen individual, seperti penyelamatan terakhir Federico Chiesa untuk mencegah gol kedua Sunderland.

Tanpa kepemimpinan jelas di lini belakang, tim terlihat kehilangan struktur yang biasanya menjadi kekuatan mereka.

Bagikan
Artikel Terkait
Sports

Indian Wells 2026: Keganasan Janice Tjen Ditaklukkan Jaqueline Cristian

finnews.id – Ronde 1 WTA Tenis Indian Wells 2026 antara Jaqueline Cristian...

Harga tiket playoff Piala Dunia
Sports

Tiket Playoff Piala Dunia di Meksiko Mulai Rp170 Ribuan, Jauh di Bawah Harga Final

Finnews.id – FIFA resmi membuka penjualan tiket playoff Piala Dunia 2026 yang...

Sports

Apakah Filosofi Klopp Cocok dengan Real Madrid?

finnews.id – Nama Jurgen Klopp kerap muncul setiap kali Real Madrid memasuki...

Sports

Ducati Protes Keras, Sebut Penalti untuk Marquez di Sprint Thailand Tak Masuk Akal

finnews.id – Keputusan steward pada sesi sprint Grand Prix Thailand memicu reaksi...