Home News Gelar Syukuran, Ira Ungkap Malam-malam Berat di Penjara: Doa Akhirnya Dijawab Tuhan Lewat Presiden
News

Gelar Syukuran, Ira Ungkap Malam-malam Berat di Penjara: Doa Akhirnya Dijawab Tuhan Lewat Presiden

Bagikan
Ira Puspadewi bebas rehabilitasi Presiden
Ira Puspadewi resmi bebas usai mendapat rehabilitasi dari Presiden. Dalam syukurannya, ia mengungkap beratnya melewati malam-malam gelap selama di penjara dan bagaimana doanya akhirnya dijawab melalui keputusan Presiden.Foto:Disway
Bagikan

Finnews.id -Ira Puspadewi, mantan Direktur Utama ASDP, akhirnya menghirup udara bebas setelah memperoleh rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto. Ia keluar dari Rutan Merah Putih KPK pada Jumat 28 November 202 sekitar pukul 17.15 WIB, disambut keluarga dan kerabat. Sehari setelahnya, Ira menggelar syukuran kecil di Jatiwarna, Kota Bekasi, sambil menceritakan pengalaman berat selama menjalani masa tahanan.

Malam-Malam Gelap di Penjara

Dalam syukuran tersebut, Ira mengungkapkan bahwa malam-malam yang ia lalui di balik jeruji menjadi fase terberat. Ia menggambarkan ruang tahanan isolasi berukuran kecil dan tanpa jendela yang ditempatinya selama beberapa hari. Di ruang gelap itu, ia hanya bisa berserah kepada Tuhan dan berbicara dalam hati untuk menguatkan diri.

Ira juga mengakui bahwa masa itu mengajarkannya tentang rasa syukur.

“Apa yang kita anggap biasa, yang Ibu Bapak anggap biasa hari ini, syukurilah,” ujar Ira.

Hal-hal yang selama ini dianggap biasa justru terasa sangat berarti ketika berada di ruang yang terbatas dan tanpa cahaya.

“Karena kalau di dalam (penjara), kita melewatkan malam-malam at the darkest night, itu berat,” tukasnya berkisah.

Ia menyebut pengalaman itu sebagai ujian besar yang memaksanya memahami batas manusia dalam menghadapi tekanan mental.

Rehabilitasi yang Tak Disangka

Ira awalnya merasa doanya belum dikabulkan, padahal berdoa tanpa berhenti. Namun ia menyadari mungkin ini adalah ujian paling tinggi yang harus ia terima.

“Tapi itulah saya kira ujian manusia paling tinggi. Katanya suruh berharap terus, tapi kok nggak datang-datang sih Gusti Allah?” tukasnya.

Namun keyakinannya berubah saat ia mengetahui kabar rehabilitasi dari siaran televisi di ruang tahanan. Ketika itu, dia sedang menunggu azan magrib untuk berbuka puasa, tetapi pengumuman tersebut membuatnya terdiam dan tak mampu makan.

Ia menilai keputusan rehabilitasi yang diberikan Presiden merupakan jalan tak terduga yang membuatnya kembali merasakan kebebasan. Bagi Ira, itu menjadi pengingat agar tidak mendikte kehendak Tuhan dan tetap percaya bahwa setiap jalan keluar hadir pada waktunya.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Simpang Jomin Macet Merayap PR Besar bagi KDM

finnews.id – Kepadatan arus kendaraan terjadi di Jembatan Jomin, Karawang, siang ini....

Washington Siap Bicara dengan Pyongyang
News

Washington Siap Bicara dengan Pyongyang

Finnews.id – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengeluarkan pernyataan mengejutkan....

Pemerintah Beri Diskon Transportasi, Seskab Teddy: Terjangkau Selama Natal & Tahun Baru
News

Polemik MBG Makin Memanas! Seskab Teddy: Anggaran MBG disetujui DPR, ketuanya PDIP

FINNEWS.CO.ID – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons polemik terkait alokasi anggaran...

News

Korps Marinir Siapkan Gemblengan Khusus ASN Komcad 2026, Cek Lokasi dan Materinya!

finnews.id – Korps Marinir TNI AL siap menyulap ribuan Aparatur Sipil Negara...